Senin, 24 Juni, 2024

Jus sayuran baik untuk lansia. (freepik)

Jus mungkin bisa menjadi salah satu minuman sehat pada orang yang menjelang usia lanjut (lansia). Namun perlu diketahui bahwa manfaat sehat akan tergantung pada jenis jus yang dipilih.

Tidak semua jus yang ada di pasaran benar-benar sehat. Beberapa jus memiliki gula tambahan yang membuatnya jadi tak sehat lagi.

Nah, untuk anda yang usianya mulai menginjak 50 tahun, seorang ahli nutrisi Blanca Garcia mengatakan, bahwa jus terbaik untuk anda adalah campuran sayur dan buah segar, tanpa bahan pengawet atau tambahan gula. Pasalnya, jus buah hanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung serat sama sekali.

“Tanpa serat yang bisa memperlambat proses pencernaan, gula darah bisa melonjak setelah minum jus,” ujar Blanca, mengutip Eat This Not That. Sementara jus sayuran, mengandung lebih banyak serat dan lebih sedikit gula dibandingkan jus buah.

Juara Grup, Jerman Bersiap ke ‘Neraka’ di Babak 16 Besar Euro 2024

Mesum Bareng Seorang Kakek hingga Videonya Viral, Ini Yang Dikatakan Korban

Komunitas Club Motor YNCI Diingatkan Edukasi Safety Reading

Ratusan Gelar Latihan Akbar Menuju “Pagelaran Sabang Merauke” 

Serat sendiri punya peran penting bagi orang usia 50-an karena berbagai alasan. Salah satunya, perubahan pencernaan yang terjadi seiring bertambahnya usia. Mendapatkan asupan serat yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine juga menemukan, orang usia 50-71 tahun yang mendapatkan asupan tinggi serat memiliki risiko kematian lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsi serat.

Berikut manfaat jus sayur kangkung dan Jus Brokoli bagi anda usia 50 tahun ke atas, mengutip dari beberapa sumber.

Jus kangkung

Jus kangkung baik untuk kesehatan jantung. Sebuah studi dari Biomedical and Environmental Sciences menemukan, orang yang mengonsumsi jus kangkung selama tiga bulan mengalami penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan peningkatan kadar kolesterol baik (HDL).

Jus brokoli

Brokoli mengandung antioksidan kaempferol. Penelitian menemukan senyawa ini dapat membantu memperlambat penurunan kognitif yang terjadi seiring pertambahan usia. Selain itu, senyawa antioksidan juga dipercaya dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang memicu berbagai penyakit kronis.

  • Editor: Daton

BACA JUGA:  Di Indonesia Hanya Seperlima Lansia yang Dapat Akses dan Gunakan Internet