logo-menitini

Harga Minyak Goreng Naik, Masyarakat Cenderung Tak Tertarik Hilirisasi Sawit

Sidak dan Sosialisasi Harga Minya Goreng di Pasar Kuta
Dinas Perdagangan Kabupaten Badung melakukan pengecekan harga minyak goreng di Pasar Kuta, Kamis (20/1/2022). (foto dokumen)

Karena itu, ia sekaligus mempertanyakan di mana keberpihakan pemerintah sebagai regulator untuk mengatur supply and demand ketersediaan minyak goreng di masyarakat. “Jadi, bukan berarti hilirisasi sawit tidak berarti. Tapi tetap ada kebutuhan masyarakat yang harus kita perhatikan,” tambah Diah.

Karena itu, terkait hilirisasi tidak hanya terkait dengan jumlah Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki, tapi juga tergantung kesiapan sarana-prasarana atau manufaktur yang akan mengolah di sisi hilir tersebut untuk menghasilkan nilai tambah. Sejauh ini, menurut Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI tersebut, hilirisasi yang baru bisa dioptimalkan baru sebatas pada proses smelter.

BACA JUGA:  Deretan Event ITDC Sepanjang 2025 Dorong Ekonomi Daerah dan Daya Saing Destinasi

Barang tambang yang telah melalui proses pengolahan tersebut langsung diekspor, tanpa diolah kembali secara lebih lanjut. “Karena itu, hilirisasi ke produk industri yang lebih jauh lagi ini menjadi tantangan di Kemenperin yang harus kita dorong,” ujar legislator dapil Jawa Barat II tersebut.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>