Gereja Tak Hanya Berdoa! Jelang HUT ke-91 GPM, Sumber Kasih Perkuat Ekonomi 15 Pelaku Usaha

Ketua Majelis Jemaat GPM Sumber dan Sekretaris Jemaat di tengah dan didampingi 15 orang penerimaan bantuan modal usaha.
AMBON, MENITINI — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM), semangat pemberdayaan umat tak berhenti di mimbar gereja.
Jemaat GPM Sumber Kasih menunjukkan langkah nyata dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada 15 pelaku usaha di lingkungan jemaat, Jumat (4/9/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi umat yang digagas GPM.
Bantuan bersumber dari GPM, disalurkan melalui Klasis, kemudian diteruskan kepada Jemaat GPM Sumber Kasih untuk membantu umat mengembangkan usaha sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Ketua Majelis Jemaat GPM Sumber Kasih, Pdt. G.M. Masrikat, S.Th menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai pemberian dana.
Menurutnya, bantuan modal usaha merupakan wujud nyata kehadiran gereja dalam menjawab kebutuhan umat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi keluarga.
“Bantuan ini diharapkan dapat menambah modal usaha dan meningkatkan ekonomi keluarga.
Ketika ekonomi keluarga semakin kuat, umat juga dapat semakin berdaya dalam menopang pelayanan gereja, baik di tingkat Jemaat sampai Sinode,” ungkapnya.
Gereja Tak Hanya Bicara Soal Iman
Pemberdayaan ekonomi, kata dia, merupakan bagian dari panggilan pelayanan gereja.
Gereja tidak hanya dituntut hadir dalam kehidupan spiritual umat, tetapi juga harus mampu menjadi ruang yang mendorong umat untuk bertumbuh, berdaya, dan mandiri dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Karena itu, bantuan modal usaha diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat.
Para penerima didorong memanfaatkan modal tersebut untuk mengembangkan usaha sehingga memberikan dampak langsung terhadap ekonomi keluarga.
Bagi pelaku usaha kecil, tambahan modal menjadi suntikan penting untuk menjaga keberlangsungan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha.
Salah satu penerima ibu Eva Sopacua mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan gereja kepada pelaku usaha kecil, terutama dirinya.
“Kami merasa senang dan bersyukur karena gereja peduli dengan usaha kecil yang kami jalankan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menambah modal usaha,” katanya.
Ia berharap program pemberdayaan ekonomi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak umat, khususnya pelaku usaha kecil, mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan usahanya.
HUT ke-91 GPM, Dari Perayaan Menuju Pemberdayaan
Penyaluran bantuan modal usaha ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat menyongsong HUT ke-91 GPM.
Perayaan ulang tahun gereja tidak hanya dimaknai sebagai momentum seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat peran gereja di tengah kehidupan umat.
Dari Sumber Kasih, pesan itu ditegaskan: gereja bukan hanya tempat umat beribadah dan berdoa, tetapi juga hadir untuk menguatkan, memberdayakan, dan mendorong umat agar mampu berdiri lebih mandiri.
Dengan ekonomi keluarga yang semakin kuat, diharapkan umat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari, tetapi juga semakin memiliki daya untuk mengambil bagian dalam pelayanan dan menopang keberlangsungan pelayanan gereja. (M-009).
BACA JUGA:  Tiga Bulan Krisis Air, Warga Tiga Pulau di Banda Terancam Kekeringan: Pemkab Maluku Tengah Turun Tangan
Iklan
Scroll to Top