Menariknya, kehadiran pejabat negara dalam gelar griya ini tidak bersifat wajib. Presiden Prabowo sebelumnya telah mengarahkan agar kegiatan tersebut tidak mewajibkan kehadiran. Dengan demikian, kehadiran para tokoh sepenuhnya didasari niat pribadi untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan kebangsaan.
Gelar griya Idulfitri tahun ini menjadi ruang temu yang sarat makna, tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga merawat harmoni antarpemimpin. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa persatuan tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan bangsa menuju masa depan. (M-011)
- Editor: Daton









