DENPASAR,MENITINI.COM-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali bersama Kantor Distrik Navigasi (Disnav) Kelas II Benoa menjajaki kerjasama pelatihan jurnalistik dan kehumasan. Hal ini terungkap saat PWI Bali melakukan audiensi dengan Disnav Benoa, Selasa (20/6) di ruang rapat kantor setempat. “Kami perlu menjalin kerja sama dengan PWI untuk memberikan wawasan kehumasan dan jurnalistik kepada jajaran kami dalam rangka penyebaran informasi,” kata Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas II Benoa Azhar Karim, SH., S.PD., MM.
Menurutnya, kerja sama ini dalam rangka mendukung peningkatan keselamatan pelayaran pada perairan wajib pandu di wilayah Bali – Nusa Tenggara dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan sehingga dapat saling mendukung, efektif, efisien, transparan, akuntable dan professional.
Ia menyadari masih banyak informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi Distrik Navigasi, terutama dalam membantu keselamatan pelayaran, termasuk alat keselamatan serta perangkat lainnya di laut. “Saya contohkan, ada alat keselamatan pelayaran seperti lampu pandu di laut yang dicuri oleh seseorang, padahal lampu pandu itu harganya mahal dan posisinya sangat penting,” kata Azhar Karim seraya menjelaskan menjadi tugas bersama memberikan informasi dan pemahaman pentingnya alat keamanan pelayaran.
Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, yang didampingi Wakil Sekretaris Joni Suwirya dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Arief Wibisono, menyambut baik apa yang diutarakan Azhar.
Dwikora menyampaikan, dari 10 program PWI Bali, 1 sampai 9 yakni program pendidikan, peningkatan SDM, sedangkan selebihnya seperti penyaluran bantuan sosial (bansos) dan bhakti sosial. “Kami telah bekerja sama dengan beberapa instansi seperti, Bank Indonesia, Pegadaian, PLN UID Bali, Bank BPD, Pemkab Jembrana, Anggota DPR RI Komisi XI dan terakhir dengan Dewan Pers melakukan Uji Kompetensi Wartawan,” kata Dwikora Putra
Pemimpin Redaksi Harian Warta Bali ini mengatakan, melalui kerja sama nantinya, syukur-syukur wartawan diajak untuk mengenali “isi” dari Disnav itu apa saja. ‘’Karena terus terang mungkin saja masih ada teman-teman yang belum tahu apa itu Disnav , terutama terkait tugas dan fungsinya,” tandas Dwikora. Melalui kegiatan pelatihan kelak, Dwikora berharap ada yang bisa disinergikan dalam rangka meningkatkan SDM wartawan dengan Distrik Navigasi, imbuhnya.
Pertemuan kedua pihak juga diselingi dengan sesi “sharing” dari jajaran Disnav Benoa, seperti bagaimana caranya menulis siaran pers (press release) sehubungan dengan penyebaran informasi, pengambilan foto, apa saja yang bisa diberitakan termasuk pengelolaan media sosial. (M-003)
- Editor: Daton
BERITA TERBARU:
- Prabowo Bertolak ke AS, Siapkan Pertemuan Bilateral dan Penandatanganan Pakta dagang dengan Trump
- Menteri LH Apresiasi Fatwa MUI Haram Buang Sampah ke Sungai dan Laut
- Wapres Gibran Kumpulkan 74 Pelaku Pariwisata di Bali, Bahas Sampah hingga Harga Tiket
- Badung Borong Empat Gelar di HUT ke-38 WHDI Provinsi Bali
- Usul BPK NTB Berdiri Sendiri, Bonnie Triyana: Agar Anggaran dan Fokus Lebih Terarah









