Deteksi Kesehatan Lewat Warna Urin Anda

DENPASAR, MENITINI.COM – Pernahkah Anda bertanya mengapa urin berwarna kuning? Atau bahkan anak Anda sempat menanyakan hal ini.

Sampai saat ini, bahkan para ilmuwan belum mempunyai jawaban yang jelas terhadap teka-teki warna urin. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa warna kuning pada urin akibat enzim bilirubin reduktase yang diproduksi oleh mikroba tertentu di usus. Para peneliti telah lama mengetahui bahwa warna unik urin akibat aktivitas urobilin. Namun, belum ada yang bisa menentukan dengan tepat apa yang menciptakan bahan kimia tersebut dalam tubuh.

Setelah berhasil mengidentifikasi enzim ini, harpannya para peneliti dapat mulai menyelidiki bagaimana bakteri usus berdampak pada sirkulasi kadar bilirubin dan kondisi kesehatan terkait.

Apa yang Membuat Urin Kuning?

Urine berwarna kuning karena bahan kimia yang disebut urobilin yang berasal dari enzim bilirubin. Ketika tubuh memecah sel darah merah tua, tubuh Anda menghasilkan zat kimia berwarna kuning yang disebut bilirubin. Hati menggunakan bilirubin untuk membuat empedu untuk membantu mencerna makanan. Sebagian dari empedu itu langsung masuk ke usus Anda, dan sisanya disimpan di kantong empedu Anda.

BACA JUGA:  Rumah Sakit Vertikal Kemenkes RI Mulai Dibangun di IKN

Bakteri baik pada usus memecah sebagian bilirubin dalam empedu menjadi urobilinogen, yang berikutnya menjadi urobilin. Sebagian akan keluar melalui kotoran, sebagian kembali ke hati, dan sebagian lagi keluar melalui urin. Itulah sebab warna urin adalah kuning. Terkait bakteri jenis dan bakteri usus yang mana masih perlu penelitian lebih lanjut karena harus melibatkan studi genomik.

Urin Tidak Selalu Berwarna Kuning

Tidak selalu kuning, warna urin Anda sebenarnya dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Yang paling utama adalah status hidrasi dan makanan terakhir yang Anda makan. Jika status hidrasi baik, urin akan berwarna lebih terang semakin mirip air. Sebaliknya, jika Anda mengalami dehidrasi, urin akan berubah pekat dan berwarna makin gelap.

BACA JUGA:  DPRD Badung Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan RSD Mangusada 

Banyaknya kita minum air dapat mengencerkan urobilin. Pengenceran membuat konsentrasi pigmen kuning urobilinlebih rendah, sehingga warna urin lebih terang. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi warna urin antara lain:

  • Diet

Buah kategori berry mengubah urin Anda menjadi merah atau merah muda. Kacang polong dapat menyebabkan urin berwarna coklat tua. Jangan lupa makanan yang mengandung pewarna buatan juga mewarnai urin Anda.

  • Vitamin/suplemen

Suplemen dan vitamin seperti vitamin B dan C, juga dapat mengubah warna urin Anda. Suplemen vitamin C bisa membuat urine Anda berwarna oranye, sedangkan vitamin B bisa membuat urine Anda terlihat kehijauan.

  • Obat-obatan

Beberapa obat dapat menyebabkan perubahan warna urin antara lain Indometasin, Pyridium, Rifampisin, Doksorubisin, dan Propofol. Obat ini dapat menyebabkan perubahan warna urin menjadi merah, oranye, biru, atau bahkan hijau.

  • Kondisi medis

Beberapa kondisi medis juga dapat mengubah warna urin. Contoh paling mudah saat infeksi saluran kemih (ISK), urine berubah menjadi tampak putih susu. Pada kelainan ginjal metabolisme dan beberapa jenis kanker dapat membuat urin berwarna lebih merah.

BACA JUGA:  HUT ke-1 Prolanis Klinik Anugerah Denpasar, Digelar Berbagai Kegiatan

Warna Urin Anda Dapat Memberi Tahu Anda

Meskipun warna urin bervariasi pada tiap orang, secara umum warna yang baik adalah kekuningan. Selama ini sering salah arti bahwa urin yang baik harus putih bahkan bening. Warna seperit limun kuning menunjukkan kesehatan dan hidrasi yang baik. Yang perlu Anda perhatikan secara khusus adalah ketika warna urin makin gelap.

Jika urine Anda terlihat hijau atau oranye, biasanya akibat makanan atau obat yang Anda konsumsi. Tidak perlu khawatir dalam kurun waktu 24-48 jam warna akan kembali sepeti semula. Di sisi lain, jika urine Anda berubah warna menjadi coklat, kemerahan atau ada darah maka Anda perlu perhatian khusus terhadap kondisi medis yang lebih serius. (M-010)