Sabtu, 18 Mei, 2024

Sang Legenda Tinju Mike Tyson vs YouTuber Jake Paul. Kedua petarung itu, bakal bertanding di Stadion AT&T, pada 20 Juli 2024. (Foto: MMA Fighter)

JAKARTA,MENITINI.COM-Mantan juara dunia kelas berat olahraga tinju, Deontay Wilder mengkhawatirkan Mike Tyson mengalami koma saat bertarung dengan Jake Paul. Mike Tyson menerima tantangan duel Jake Paul di Bulan Juli 2024. Duel tersebut bahkan tercatat sebagai laga resmi, bukan lagi sebagai duel ekshibisi.

Wilder menilai terjadinya kesepakatan duel antara Mike Tyson vs Jake Paul di bawah payung profesional merupakan kesalahan besar. Wilder mengatakan pihak yang memberi ijin patut bertanggung jawab.

“Saya rasa ini keputusan buruk bahwa pihak Komisi memberikan lisensi untuk Mike Tyson karena dia tidak aktif selama 20 tahun. Seharusnya mereka tidak memberikannya lisensi hanya karena siapa sosoknya. Hal inilah yang kemudian bisa membuat terluka,” ujarnya.

BACA JUGA:  Taekwondo Bali Target Tiga Emas PON, Dari Pelantikan dan Pengukuhan TI Bali 2024 - 2028

“Petinju bisa terpukul di bagian yang salah dan di waktu yang salah, sudah ada banyak contoh ketika seseorang terkena pukulan dan kemudian koma. Dia terlalu tua untuk ini,” ucap Wilder pada Sportsbook Review seperti dikutip dari Daily Mail.

Wilder menganggap tidak ada yang benar-benar peduli pada Mike Tyson. Dalam pandangan Wilder, seharusnya ide untuk mengajak Mike Tyson bertarung dalam tajuk profesional tidak pernah terlintas dari orang-orang.

“Pada akhirnya, tidak ada yang peduli terhadap Mike. Kita bisa berbicara pro kontra, namun pada akhirnya, mereka tidak pernah benar-benar peduli. Saya tidak berpikir ada yang peduli terhadap Mike karena bila mereka peduli, mereka tentu tidak akan memberikan izin untuk duel ini.”

BACA JUGA:  Tunas Muda Adhyaksa Menyelenggarakan Adhyaksa International Run 2024 Bertajuk “Find Your Pace”

“Kekuatannya mungkin tidak benar-benar sudah pergi, namun seorang petarung butuh persiapan, stamina harus benar-benar ada di titik tertentu atau bila tidak laga nanti bakal seperti pertunjukan badut. Saya tidak ingin melihatnya,” tutur Wilder.

Wilder juga tak mau kesakralan nama besar Mike Tyson justru ternoda di masa tua karena kembali bertarung melawan Youtuber yang lebih muda 31 tahun darinya.

“Saya tak mau hal terakhir yang saya ingat akan sosoknya adalah ia yang kalah KO dari seorang Youtuber. Hal terakhir yang dilakukan adalah hal yang sering diingat banyak orang,” ucap Wilder. (Sumber: CNNIndonesia)

  • Editor: Daton