BADUNG,MENITINI.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik pejabat pimpinan tinggi pratama sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada ratusan CPNS formasi 2024, dalam sebuah seremoni di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (31/3).
Pelantikan tersebut menetapkan I Nyoman Rudiarta sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung. Pengangkatan itu dilakukan berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri RI.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan SK PNS kepada 580 CPNS yang dinyatakan lulus seleksi pengadaan tahun 2024. Rinciannya, sebanyak 270 orang berasal dari golongan II dan 310 orang dari golongan III. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas oleh pejabat yang dilantik dan para PNS.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata, Sekda Badung IB Surya Suamba, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran organisasi kewanitaan.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kinerja optimal.
Ia menyoroti peran strategis Disdukcapil di tengah posisi Badung sebagai daerah pariwisata yang dinamis. Menurutnya, arus masuk penduduk yang tinggi menuntut pelayanan administrasi kependudukan yang akurat, responsif, dan berkualitas.
“Pelayanan Disdukcapil akan menjadi cerminan kualitas pelayanan publik di Badung, sekaligus berdampak pada keberlanjutan pariwisata,” ujarnya.
Bupati juga berharap pejabat yang baru dilantik mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD Badung 2024–2029 ke dalam program kerja konkret.
Kepada para PNS yang baru menerima SK, Adi Arnawa berpesan agar tidak terjebak dalam pola kerja rutinitas. Ia mendorong peningkatan kapasitas diri melalui pembelajaran berkelanjutan, inovasi, serta penguatan integritas dan disiplin.
“PNS harus mulai mengubah paradigma, tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga menjadi inisiator yang mampu menghadirkan inovasi berdampak. Hindari ego sektoral dan perluas wawasan hingga ke tingkat global,” tegasnya. (M-011)
- Editor: Daton









