Bukan Hanya Cantik dan Ganteng, Jegeg Bagus Jembrana Diminta Pahami Jembrana Emas 2026

NEGARA,MENITINI.COM-Sebanyak 10 finalis yang berasal dari putra dan putri terbaik Kabupaten Jembrana berkompetisi memperebutkan duta Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana tahun 2022. 

Dengan mengangkat tema Adhigana Abhipraya ( orang terbaik yang menjadi harapan ) malam grand final jegeg bagus tahun 2022 tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati I Nengah Tamba didampingi Ny. Candrawati Tamba serta Kadis Parbud A.A. Komang Sapta Negara  di panggung utama Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (13/8) malam.

Bupati I Nengah Tamba dalam sambutannya berharap kepada para finalis jegeg bagus tidak hanya menampikan keindahan fisik semata, namun diimbangi dengan kecerdasan dan wawasan yang luas tentang Jembrana khususnya bidang kepariwisataan serta program-program yang saat ini tengah digencarkan pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Kejagung Kembali Periksa 7 Orang Saksi dalam Perkara Ekspor CPO

“Tidak cukup hanya jegeg dan bagus saja, kalian para finalis harus betul-betul paham all about Jembrana, paham apa itu Jembrana emas tahun 2026 yang menjadi tagline kita saat ini serta program-program lainnya yang terdapat dalam visi misi bupati dan wakil bupati Jembrana,” ucapnyanya.

Lebih lanjut, Bupati asal desa Kaliakah menyampaikan bahwa dari sekian finalis yang luar biasa siapapun nantinya yang berhasil menyandang sebagai Jegeg Bagus Jembrana itulah yang terbaik.

“Menyandang gelar jegeg bagus tentu tidaklah mudah, banyak hal yang harus kalian pahami. Bagaimana attitude dijaga dengan baik, karena kalian adalah contoh untuk sejawat kalain. Disamping itu, kalian juga sebagai mentor dalam mengedukasi banyak hal untuk generasi muda di Jembrana,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jelajah Jurnalistik 2022, Menguak Persoalan Lingkungan di Bali Utara

Terakhir, melalui ajang yang bergengsi ini, ia sangat optimis dapat mencetak generasi yang bisa membawa nama baik Kabupaten Jembrana diajang yang lebih tinggi.

Advertisements

“Yang terpilih tentu akan mewakili kabupaten Jembrana bertarung ditingkat yang lebih tinggi lagi nantinya. Saya berpesan persiapkan hal tersebut dengan matang, khsusnya kecerdasan terus diasah serta wawasan diperluas lagi.

Astungkara, kalain bisa memberikan yang terbaik untuk kabupaten kita tercinta ini,” ungkap Bupati Tamba.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Parbud) Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan bahwa sebelum mencapai 10 besar finalis Jegeg Bagus Jembrana Tahun 2022 tersebut diawali proses seleksi yang diikuti ratusan peserta. Ditambahnya, dari 10 finalis yang terpilih ini kemudian dilakukan pra-karantina selama 8 kali, selanjutnya dilaksanakan malam grand final untuk menentukan pasangan Jegeg Bagus Jembrana Tahun 2022.

“Beberapa aspek penilaian dalam ajang jegeg bagus kali ini ditekankan pada kecerdasan akademis dan non akademis (brain), kecantikan dan ketampanan (beauty), tingkah laku dan budi pekerti luhur (behaviour). Dinilai oleh para juari yang berkompeten dan secara langsung disaksikan Bupati Jembrana yang ikut serta memberikan pertanyaan bagi para finalis, semoga dapat menghasilkan duta yang terbaik untuk kabupaten Jembrana,” ucapnya.

Terpilih dalam malam grand final tersebut sebagai bagus Jembrana 2022 yakni I Gede Gyanendra Mahiza Suda (17) asal kecamatan Melaya yang saat ini bersekolah di SMA Negeri 1 Melaya dan untuk jegeg Jembrana 2022 yakni Ni Made mirah Widya Gangga (19) tahun asal kecamatan Pekutatan yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Udayana.

“Dengan terpilihnya mereka berdua tersebut, secara otomatis mereka akan mewali Jembrana dalam berhelatan pemilihan Jegeg Bagus Bali,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Teguh Dwi Raharja, Wakapolres Jembrana Kompol Losa Lusiano Araujo, Sekda I Made Budiasa, serta pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Jembrana. (RLS)