logo-menitini

Bersihkan Rumah Ibadah, KLH Dorong Gerakan Pengurangan Sampah Berbasis Desa di Jawa Tengah

KLH/BPLH dan Kemendes PDT Inisiasi Bersih Rumah Ibadah Serentak di Jawa Tengah
KLH/BPLH dan Kemendes PDT Inisiasi Bersih Rumah Ibadah Serentak di Jawa Tengah. (Foto: Kemen LH/BPLH)

Kegiatan bersih-bersih melibatkan masyarakat desa, relawan, pengurus rumah ibadah, serta pendamping desa di 29 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sasaran aksi mencakup berbagai rumah ibadah, mulai dari masjid, gereja, pura, hingga vihara, sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan toleransi lintas agama.

KLH/BPLH menilai rumah ibadah dapat berfungsi sebagai simpul edukasi publik untuk membangun kesadaran pengurangan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan di tingkat desa.

BACA JUGA:  IKN Dorong Transisi Energi Bersih, Kolaborasi dengan Pertamina Perkuat Konsep Kota Rendah Karbon

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Mulyadin Malik, menyebut Bhakti Desa mencerminkan nilai-nilai dasar kehidupan desa, yakni kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial.

“Kami berharap kegiatan ini memperkuat semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama, sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat desa terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Selain aksi bersih fisik, Bhakti Desa juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pemerintah desa, dunia usaha, hingga komunitas lokal dalam mendukung agenda nasional pengurangan sampah.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>