Ia berharap agar masyarakat Desa Apara dan Longgar dapat menahan diri, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menyerahkan senjata tajam yang digunakan saat bentrokan, seperti panah wayer dan senjata tajam lainnya ke aparat kepolisian.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Apara dan Longgar, bersama-sama menjaga kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi,” tutupnya. (M-009)
- Editor: Daton









