logo-menitini

Bentrok 2 Desa di Aru, 6 orang Mengalami Luka-luka dan 2 Orang Diduga Meninggal Dunia 

Evakuasi korban bentrok antara dua kelompok warga Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru.
Evakuasi korban bentrok antara dua kelompok warga Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru. (Foto: M-009)

DOBO, MENITINI.COMBentrok kembali terjadi di perbatasan Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (2/1/2026).

Saling menyerang menggunakan panah, parang, dan senapan angin menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka, dan ada juga yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. 

Informasi dari aparat keamanan di Aru, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIT, saat kelompok warga dari dua desa kembali terlibat bentrok. Kedua kelompok saling menyerang dan peristiwa itu merupakan puncak dari serangkaian bentrok yang telah berlangsung sejak sehari sebelumnya.

BACA JUGA:  Mati Mesin di Perairan Laut Aru, 9 Orang Warga Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan 

Berdasarkan keterangan saksi, bentrokan berawal pada Kamis (1/1/2026) sekira pukul 15.36 WIT. Saat itu, dua warga Desa Longgar, masing-masing berinisial LJ dan MK hendak menuju Desa Apara untuk membeli minuman keras jenis sopi.

Namun, di perbatasan kedua desa, mereka bertemu dengan berinisial CS bersama 10 orang pemuda. Mereka terlibat cekcok mulut berujung pemukulan terhadap kedua korban.

Korban berhasil melarikan diri. Tak lama berselang, sekira pukul 16.27 WIT, bentrokan pun pecah, di mana kedua kelompok saling menyerang menggunakan senjata tajam dan senapan angin. Aksi tersebut sempat dilerai oleh tokoh agama setempat.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>