Menteri LH: Sampah di Bali Jangan Coreng Pariwisata Indonesia

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kedua kiri), Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (tengah
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat acara aksi bersih pantai di Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026). (Foto: M-011)

DENPASAR,MENITINI.COMMenteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa Bali memiliki peran strategis dalam transformasi pengelolaan sampah nasional. Hal itu disampaikannya saat mengikuti aksi bersih pantai di Jimbaran, Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026).

Menurut Menteri Hanif, kebersihan kawasan pesisir Bali tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga menyangkut citra Indonesia di mata dunia. Sebagai destinasi wisata internasional, kondisi pantai di Bali menjadi representasi wajah bangsa di hadapan wisatawan mancanegara.

BACA JUGA:  TP. PKK Badung Bersihkan Sampah Sempadan Pantai Desa Cemagi

“Bali adalah etalase Indonesia. Pantai-pantai di sini mencerminkan wajah bangsa kita. Ketika pantai bersih, Indonesia dihormati sebagai negara yang peduli lingkungan. Sebaliknya, jika tercemar sampah, reputasi kita juga ikut tercoreng,” ujar Hanif.

Ia menekankan bahwa Bali saat ini menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah. Pemerintah menargetkan tingkat pengelolaan sampah nasional mencapai 63,41 persen pada 2026. Target tersebut dinilai harus segera diwujudkan melalui langkah nyata di daerah strategis, termasuk Bali.

Selain itu, pemerintah juga memperkirakan timbulan sampah nasional akan terus meningkat. Berdasarkan proyeksi, jumlah sampah di Indonesia pada 2029 diperkirakan mencapai sekitar 146.780 ton per hari.

BACA JUGA:  Sanur Ditetapkan Sebagai Kawasan Rendah Emisi, Langkah Nyata Denpasar Jaga Kualitas Lingkungan

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Hanif mendorong percepatan pengelolaan sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga dan kawasan pariwisata.

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top