logo-menitini

Awas! Pandemi Merangsang Perilaku Agresif

ilustrasi perilaku agresif

Fakta Seputar Perilaku Agresif :

1. Perilaku Agresif Melibatkan Fisik dan Emosional

Meski yang banyak kita kenal berupa fisik seperti pertengkaran dan pemukulan, perilaku agresif nampak juga dalam bentukan emosional. Contoh mudahnya seperti sindiran, bentakan, omelan, ancaman bahkan perilaku menyakiti diri sendiri. Perilaku agresif emosional lebih terkait pada aktualisasi emosi diri, sedangkan perilaku agresif fisik melibatkan kontak dengan orang lain atau lawan bicara. Pada sebagian besar kasus akibat perilaku agresif memiliki campuran dari dua jenis agresi tanpa kesadaran akan norma sosial. Contoh lainnya, berdesakan di pusat perbelanjaan untuk memperebutkan dan menimbun minyak sampai perlu operasi pasar. Mungkin terdengar tidak masuk akal, tapi ya sudahlah, bagi beberapa orang hal ini masuk akal dan terjadi.

BACA JUGA:  Antisipasi Super Flu Masuk Bali, Bandara Ngurah Rai Pasang Thermo Scanner
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>