Rabu, 29 Mei, 2024
Ilustrasi suhu panas

Ilustrasi suhu panas. (Foto: pixabay)

JAKARTA,MENITINI.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan Indonesia tidak akan mengalami gelombang panas seperti yang terjadi di India, China, hingga Thailand. Hal tersebut karena Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan besar.

“Karena kita kepulauan, masih ada hujan yang mendinginkan suhu saat malam setelah hujan,” kata Kepala Pusat Layanan Iklim Terapan BMKG Ardhasena Sopaheluwakan seperti dikutip dari CNNIndonesia.com Jumat (28/4/2023).

Gelombang panas kata Ardhasena memang tengah tinggi seperti di Bangladesh yang mencapai hingga 51,2 derajat dan Thailand 44,6 derajat. Namun, Ardhasena mengatakan yang terjadi di Indonesia itu suhu panas yang tidak menyengat seperti di India.

Penyebab suhu panas di Indonesia karena adanya dinamika atmosfer yang tidak biasa seperti gerakan semu matahari. Meski suhu di Indonesia meningkat, namun tidak sampai menyebabkan gelombang panas.

BACA JUGA:  Kajati Bali: Perlunya Kepekaan Terhadap Kerusakan Lingkungan Akibat Prilaku Koruptif

“Karena kita di wilayah tropis, maka sepanjang tahun memang suhu rata-rata tinggi. Belakangan terjadi peningkatan suhu karena posisi gerak semu matahari,” jelasnya. (M-003)

  • Editor: Daton