Asosiasi Pengusaha Datangi DPRD Badung Minta Mall Dibuka, Ini Alasan

Stand UMKM di salah satu mall di Kuta Badung

BADUNG,MENITINI Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Bali mendatangi gedung DPRD Badung, Kamis (2/9). Kedatangan para pengusaha itu diterima Ketua DPRD Badung,  Putu Parwata di ruang kerjanya. Kedatangan para pengusaha terkait belum diizinkan beroperasi sejumla mall di Badung.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata berjanji akan segera bersurat ke Gubernur Bali terkait aspirasi ini. “Hari ini kami menandatangani surat terkait dengan aspirasi asosiasi ini, untuk nantinya akan diberikan ke Gubernur Bali, Bupati,  juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves),” kata Parwata usai menerima asosiasi pengusaha tersebut.

Dirinya menjelaskan kedatangan MBG, APRINDO dan APPBI DPD Bali untuk meminta keringanan agar Mall dan pusat perbelanjaan tetap buka dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

BACA JUGA:  Polisi di Bali Ditugaskan Tiap Hari ke Pasar Awasi Migor

Sejauh ini dirinya mengakui jika semua tutup maka ekonomi masyarakat akan semakin terpuruk di tengah pariwisata yang sudah mati suri.

Selama ini, selain pendapatan masyarakat dari sektor pariwisata, pendapatan masyarakat juga dari sektor Industri, termasuk UMKM.  “Bahkan semua itu sekarang masuk di Mall. Jika itu ditutup, maka sama dengan menutup usaha masyarakat,” katanya.

Jika ditutup terus, tak hanya pemilik mall rugi rakyat yang bekerja juga menanggung kerugian. Senin 6 September 2021 PPKM 4 berakhir. Setelah itu diharapkan  pemerintah mempertimbangkan aspirasi dari asosiasi.

Bahkan jika tidak tutup ada sebanyak 5.000 lebih karyawan yang kehilangan pekerjaan. “Saat ini, ada sebanyak 14 Mall, jika tutup hampir 75 ribu karyawan yang dirumahkan. Bayangkan, sehingga ini yang kita minta agar pemerintah menjadikan suatu pertimbangan, tapi tidak mengabaikan prokesnya,” kata Parwata.

BACA JUGA:  Pengusaha Minta Pemerintah Buka Peluang Swasta Jual Avtur

Sementara itu, Wakil Ketua Ketua APRINDO DPD Bali Made Samba saat mengatakan kedatangannya ke gedung dewan menemui Ketua DPRD menyampaikan aspirasi agar mall dan pusat belanja yang lainnya bisa buka seperti biasa. “Jadi kami datang agar aspirasi kita bisa diterima, sehingga diberikan rekomendasi agar setelah PPKM ini Mall dan pusat perbelanjaan yang lain bisa buka sehingga ekonomi di Bali bisa berjalan dengan baik,” ujar Samba. poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*