KOPENHAGEN, Amerika Serikat diduga melakukan upaya pengumpulan informasi sensitif terkait instalasi pertahanan di Greenland tanpa melalui jalur resmi. Dugaan tersebut diungkap harian Denmark Berlingske berdasarkan dokumen internal Kementerian Pertahanan Denmark.
Dalam laporan yang terbit Minggu (18/1), Berlingske menyebutkan bahwa pejabat pertahanan Denmark menaruh kekhawatiran atas langkah AS pada tahun lalu yang mencoba memperoleh data mengenai pelabuhan, fasilitas militer, serta pangkalan udara di Greenland. Permintaan informasi itu disebut dilakukan secara tidak formal dan tanpa sepengetahuan pemerintah di Kopenhagen.
Dokumen kementerian yang ditelaah media tersebut menunjukkan bahwa otoritas Denmark segera diberi peringatan mengenai pendekatan Amerika Serikat, mengingat posisi Greenland yang dinilai sangat strategis secara geopolitik.
Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, memang menjadi sorotan global karena letaknya yang penting di kawasan Arktik serta potensi sumber daya alamnya. Amerika Serikat disebut memiliki kepentingan keamanan di wilayah itu, terutama dengan alasan meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan tersebut.









