DENPASAR,MENITINI.COM – Kesiapan menghadapi lonjakan wisatawan ke Bali menjadi perhatian utama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjelang puncak arus balik Lebaran 2026. Selain pergerakan pemudik, potensi peningkatan kunjungan wisata disebut akan memberi tekanan besar pada jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pengaturan lalu lintas di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menjadi titik krusial yang harus diantisipasi sejak dini. Hal ini mengingat arus balik tidak hanya diisi oleh pekerja yang kembali ke Bali, tetapi juga wisatawan domestik yang memanfaatkan momentum libur panjang.
“Ketapang harus benar-benar dipersiapkan karena arus balik kali ini berpotensi disertai lonjakan wisatawan menuju Bali,” ujar Kapolri saat melakukan pemantauan dari Command Center ITDC Nusa Dua, Badung, Selasa.
Ia menekankan, pengalaman kepadatan saat arus mudik menjadi bahan evaluasi penting agar tidak terulang pada periode arus balik. Untuk itu, Polri bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah strategis, termasuk penguatan koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran arus kendaraan dari Jawa ke Bali.
Dalam pemantauan tersebut, Kapolri turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, serta Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.









