80% Pelaku UMKM Indonesia Masih Lakukan Pencatatan Keuangan Secara Manual, Udah 2024 Nih, Masih Jaman?

Seiring dengan perkembangan teknologi, baik individu maupun bisnis dituntut untuk mampu menyesuaikan diri. Bagi pelaku usaha, hal ini mendorong mereka untuk bisa mewujudkan inovasi-inovasi yang mendukung kelancaran bisnis, termasuk dalam proses perencanaan, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan.

Di era yang sudah serba canggih ini, nyatanya masih banyak pelaku usaha yang mengelola keuangan bisnis mereka secara tradisional. Menurut riset OCBC Indonesia dalam Business Fitness Index pada tahun 2023, 80% pelaku usaha Indonesia masih melakukan pencatatan keuangan dan stok usaha mereka secara manual. Padahal, digitalisasi proses pencatatan pada bisnis tidak hanya untuk memudahkan, tapi juga untuk meningkatkan akurasi persediaan dan laporan keuangan yang berdampak pada kredibilitas bisnis jangka panjang.

Kok bisa sih pencatatan keuangan secara digital tuh lebih efektif bagi para pelaku UMKM? Beberapa manfaatnya di bawah ini dapat membantu mempercepat pertumbuhan bisnis kamu, loh!

BACA JUGA:  Penerbangan Makau-Jakarta Dibuka, Menparekraf Berharap Jumlah Wisman Meningkat Setelah

Catatan Transaksi Lebih Sistematis

Pencatatan transaksi melalui software atau aplikasi digital dapat mempermudah pebisnis dalam mencatat pengeluaran dan pemasukkan yang berlangsung dalam proses bisnis. Melalui sistem digital, data yang tersimpan dapat tersusun menurut format, jenis, dan nominalnya secara lebih rapi dan sistematis. Hal ini tentu mempermudah pelaku usaha ketika sedang melakukan tracing atau mencari riwayat transaksi maupun data keuangan lainnya.

Selain itu, melakukan pencatatan keuangan secara digital dapat meminimalisir kesalahan saat proses penghitungan nominal transaksi bisnis. Dengan adanya bantuan digitalisasi atau software, proses pencatatan keuangan dibantu oleh sistem teknologi digital yang sudah terbukti keakuratannya.

Manajemen Keuangan Lebih Mudah Dilakukan

Laporan keuangan merupakan hal penting untuk mencatat omzet suatu bisnis. Melakukan pencatatan keuangan secara digital juga mempermudah dan mempersingkat proses manajemen keuangan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, berkat dukungan berbagai fitur yang tentunya lebih canggih dibandingkan secara manual. Pelaku usaha juga dapat membuat laporan keuangan secara real time dan mempermudah analisa kondisi keuangan bisnis, sehingga penilaian terhadap performa perusahaan dapat lebih akurat.

BACA JUGA:  Respon Kelangkaan LPG 3 di Badung, Sekda Koordinasi ke Kantor Pertamina

Data Tersimpan Lebih Aman

Pencatatan keuangan yang menggunakan aplikasi atau software meminimalisir terjadinya kehilangan data. Selain itu, kapasitas perangkat digital dalam menyimpan data tentunya lebih besar dibandingkan pencatatan keuangan secara manual.

Nah, banyak sekali bukan manfaat yang bisa didapat dari melakukan pencatatan keuangan secara digital, mulai dari pencatatan yang lebih sistematis, akurat, dan aman. Hal ini juga bisa membantu bisnis kamu agar terus #NaikLevel loh! Mumpung masih awal tahun, kamu bisa langsung praktekin proses pencatatan digital sebagai inovasi bisnis kamu tahun ini.

Setelah mencatat dan mengelola keuangan, tentunya kamu ingin tahu apakah kondisi keuangan bisnis kamu sudah sehat atau belum.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Sebut di Negara Lain Nggak Ada Bantuan Beras

Nah, kamu bisa cek skor Kesehatan bisnis kamu lewat Business Fitness Solution by Nyala Bisnis. Di sana juga banyak modul dan kelas bisnis gratis, jadi kamu akan semakin #BeraniNaikLevel! Cek lebih lengkapnya di ocbcnisp.id/nyalabisnis ya!