Rabu, 29 Mei, 2024

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. (Foto: M-009)

AMBON, MENITINI.COM – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd mengatakan, ada alarm terhadap kesejahteraan para guru di Indonesia. Hal itu ditandai dengan 40 persen guru terlibat Pinjaman Online (Pinjol).

“Data ini kami terima dari dua sumber, yang pertama hasil survei salah satu TV swasta dan yang kedua kalau tidak salah OJK. Bahwa, guru di Indonesia 40 persennya terlibat menggunakan aplikasi Pinjol ini,” ungkap Unifah, di sela-sela Workshop Transformasi Digital PGRI Maluku dan Maluku Utara yang dipusatkan di Kota Ambon, Senin (11/9/2023).

Unifah mengatakan, fakta itu membuktikan bahwa kesejahteraan guru amatlah memprihatinkan. Padahal, guru bertanggungjawab untuk masa depan bangsa.

BACA JUGA:  Tega Menghamili Siswinya, Seorang Oknum Guru Bejat Ditangkap Polisi

“Jadi sudah saatnya, pemerintah pusat, pemerintah daerah lebih serius memberikan kesempatan bagi guru untuk berkembang,” imbuh Ketum PGRI.

Wanita kelahiran 5 April 1962 ini mengatakan,  jika ada sebutan upah guru minimum, maka tidak ada upah minimum bagi guru.

“Bagaimana kita menuntut standar pendidikan yang bermutu,” sebut Unifah. 

Jebolan S3 di bidang Administrasi Publik FISIP UI berharap, ada rancangan dan desain yang konfrehensip untuk penyelesaian tenaga-tenga honorer, tutupnya.  M-009)

  • Editor: Daton