“Saya sudah berikan perintahkan untuk segera melakukan mitigasi dalam kaitannya ada suatu bangunan yang pembangunannya itu ada ke bibir sungai, yang menyebabkan penyempitan sungai ini. Sehingga itu kita akan prioritaskan untuk segera dilakukan pembongkaran. Agar bisa lebih besar aliran sungai ini. Kedepannya, selain itu juga kita akan lakukan normalisasi. Sehingga benar-benar air yang datang itu tidak menjadi banjir,” ujarnya.
Selain penanganan di hulu aliran sungai, Wabup Badung juga menyoroti kondisi jembatan di lokasi banjir yang dinilai berbahaya, terlebih setelah peristiwa banjir yang menimbulkan korban jiwa pada malam sebelumnya.
“Meninjau lokasi banjir yang mengakibatkan adanya korban jiwa kemarin malam. Di sini tidak ada pembatas jembatan dan tidak kelihatan antara air dan jalan itu sendiri. Untuk itu, saya perintahkan kepada Dinas PUPR untuk segera menangani untuk meningkatkan daripada pembatas jembatan ini biar bisa lebih tinggi lagi,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan pembatas jembatan sangat penting agar tetap terlihat dan berfungsi saat debit air meningkat akibat hujan deras.









