Wabup Badung Serahkan Akta Kematian Langsung ke Rumah Duka, Wujudkan Pelayanan Humanis

Wabup Bagus Alit Sucipta dan Nyonya Yunita Alit Sucipta saat menyerahkan dokumen Akta Kematian di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3).
Wabup Bagus Alit Sucipta dan Nyonya Yunita Alit Sucipta saat menyerahkan dokumen Akta Kematian di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3). (Foto: Hms Badung)

BADUNG,MENITINI.COM – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di kawasan Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Ketua WHDI Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, sekaligus menyerahkan secara simbolis dokumen akta kematian kepada perwakilan keluarga, Sang Bagus Putu Budi. Penyerahan ini merupakan bagian dari program Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akta Kematian.

Bagus Alit Sucipta menegaskan, langkah ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi situasi duka. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan dan ketepatan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan.

BACA JUGA:  Wabup Badung Pantau Sentra Pangan, Pastikan Pasokan Aman Jelang Nyepi dan Idul Fitri

“Pemerintah harus hadir, bukan hanya dalam bentuk administrasi, tetapi juga perhatian dan empati. Kami tidak ingin masyarakat merasa sendiri saat menghadapi musibah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pemberian penghargaan kepada keluarga yang cepat melaporkan peristiwa kematian merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan.

Menurutnya, ketepatan pelaporan sangat berperan dalam menjaga akurasi data kependudukan, yang menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

“Data yang akurat akan mendukung kebijakan yang lebih efektif dan berkeadilan. Karena itu, kami mengapresiasi masyarakat yang disiplin dalam pelaporan,” katanya.

BACA JUGA:  21 Ogoh-Ogoh Terbaik Siap Bertarung di Final Badung Caka Fest 2026

Program ini sekaligus menandai perubahan pendekatan pelayanan pemerintah, dari pola santunan konvensional menuju sistem berbasis penghargaan administratif yang lebih adaptif. Diharapkan, langkah ini dapat memperkuat basis data kependudukan sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Badung.

Iklan

BERITA TERKINI

Ilustrasi Hari Raya Nyepi

Viral Hina Nyepi, WNA Swiss Ditahan Polda Bali

DENPASAR,MENITINI.COM – Unggahan bernada penghinaan terhadap Hari Raya Nyepi di media sosial berujung hukum. Seorang warga negara asing asal Swiss berinisial LAZ kini resmi ditetapkan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top