CARACAS, Pemerintah Venezuela mengambil langkah darurat menyusul kabar penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat. Dalam rapat Dewan Menteri yang digelar Senin (5/1), pemerintah membentuk sebuah komisi tingkat tinggi yang ditugaskan untuk mengupayakan pembebasan Maduro beserta istrinya.
Menteri Informasi dan Komunikasi Venezuela, Freddy Nanez, menyampaikan bahwa pembentukan komisi tersebut merupakan keputusan resmi yang diambil dalam rapat kabinet. Pernyataan itu ia sampaikan melalui saluran Telegram pemerintah.
Menurut Nanez, komisi khusus ini akan dipimpin oleh Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, dan beranggotakan sejumlah pejabat senior negara. Komisi tersebut akan bertugas mengoordinasikan langkah diplomatik dan politik terkait penahanan kepala negara.
Kabar penangkapan Presiden Maduro mencuat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah sebuah foto di platform Truth Social pada Sabtu. Dalam unggahan tersebut, Maduro tampak mengenakan pakaian olahraga, dengan mata tertutup dan headphone terpasang di telinganya.









