Turis asal Taiwan Membusuk di Apartemen di Kuta

Jasad Liu Cheng Hsueh turis asal Taiwan ditemukan membusuk di salah satu apartemen di kawasan Kuta, Badung Bali. (Foto: Istimewa)
Jasad Liu Cheng Hsueh turis asal Taiwan ditemukan membusuk di salah satu apartemen di kawasan Kuta, Badung Bali.

BADUNG,MENITINI.COM-Seorang wisatawan mancanegara asal Taiwan bernama Liu Cheng Hsueh (44) ditemukan membusuk di salah satu kamar apartemen di kawasan Jalan Dewi Madri Gang I Lingkungan Temacun, Kuta, Badung Bali. Diduga turis tersebut meninggal karena sakit.

Seorang saksi Sri Wahyuni (34) yang bertugas sebagai cleaning servis pada apartemen tersebut mengungkapkan penemuan jasad Liu Cheng Hsueh itu berawal dari munculnya bau tak sedap yang keluar dari kamar 109, Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat itu saksi mulai bekerja membersihkan bagian front office sekitar pukul 08.00 Wita, selanjutnya menuju lantai III, dan kemudian turun ke lantai I. Saat melewati kamar 109, saksi mencium bau tak sedap. Lalu hal tersebut dilaporkan ke rekannya dan pengelola apartemen bernama Erna Irawati Mulis (52). 

BACA JUGA:  Puluhan Ribu Calon Wisatawan Batalkan Kunjungan ke Labuan Bajo

Menerima laporan dari karyawannya, lalu Erna mengecek kamar tempat turis tersebut itu menginap. Mereka sempat mengetuk pintu kamar namun tidak ada sahutan sama sekali. Selanjutnya saksi mengambil kunci cadangan untuk membuka pintu kamar itu. Setelah pintu kamar terbuka terlihat korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan bau busuk yang sangat menyengat. Kemudian hal tersebut dilaporkan ke Polsek Kuta. 

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban yang mengenakan baju kaos warna hitam dan celana pendek warna biru diduga meninggal karena sakit. “Nihil ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

BACA JUGA:  Peduli Kondisi Sampah di Laut Bali, BWC Teken MoU dengan PT MOL

Barang-baang seperti 2 buah HP, jam tangan, uang Rp905.000, dua buah cincin warna kuning, dan perhiasan emas serta obat-obatan jenis cerodril dan nytex milik korban masih utuh ditemukan di dalam kamar apartemen tersebut. (M-011)

  • Editor: Daton