SINGARAJA,MENITINI.COM – Transformasi digital mulai menyentuh pengelolaan data Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kabupaten Buleleng. Melalui aplikasi Sistem Informasi Mandala Ambararaja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (SIMANJA PKK), pendataan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini diarahkan menjadi sistem digital yang terintegrasi dan dapat diperbarui secara real-time.
Aplikasi yang diinisiasi Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buleleng bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) tersebut diluncurkan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Areal Buleleng Digital Expo (BDE), RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis (20/8).
Bagi Pemkab Buleleng, keberadaan SIMANJA PKK tidak sekadar menjadi inovasi dalam administrasi organisasi. Sistem tersebut dipandang sebagai instrumen untuk memperkuat akuntabilitas dan kualitas data PKK, sekaligus mendukung pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Bupati Sutjidra mengapresiasi kolaborasi TP PKK Kabupaten Buleleng dan Dinas Kominfosanti dalam membangun sistem yang mampu mengintegrasikan data kegiatan dan administrasi PKK dari tingkat dusun hingga kabupaten.
“Saya menyambut baik inisiatif dan inovasi dari Ny. Wardhany Sutjidra yang bekerja sama dengan Dinas Kominfosanti dalam mewujudkan aplikasi SIMANJA PKK,” ujar Sutjidra.
Menurutnya, PKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembangunan masyarakat. Peran tersebut bahkan menjangkau lapisan paling bawah melalui kader dasawisma.
Karena itu, menurut Sutjidra, ketersediaan data yang cepat, akurat dan terintegrasi menjadi kebutuhan penting untuk memastikan pelaksanaan 10 program pokok PKK berjalan sesuai sasaran.
“Keberadaan data yang cepat dan terintegrasi menjadi kunci utama ketepatan sasaran sepuluh program pokok PKK,” katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra menjelaskan, SIMANJA PKK dirancang untuk menggantikan pencatatan manual dasawisma dengan basis data digital terpusat. Selain pendataan, aplikasi tersebut juga menjadi wadah pelaporan kegiatan Pokja I hingga Pokja IV secara lebih terstruktur.
“SIMANJA PKK merupakan platform digital yang dirancang untuk mengelola, mencatat, dan mengintegrasikan seluruh data kegiatan serta administrasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dari tingkat dusun sampai ke tingkat kabupaten,” ujarnya.
Sebelum diluncurkan, aplikasi tersebut telah melalui tahap uji coba di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, serta Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu.
Ke depan, seluruh desa dan kelurahan di Buleleng diharapkan dapat memanfaatkan SIMANJA PKK melalui kader dasawisma. Dengan demikian, proses pendataan tidak lagi bergantung pada pencatatan manual, tetapi dapat menghasilkan basis data yang lebih valid, terbarui dan terintegrasi.
Digitalisasi tersebut sekaligus diharapkan memperkuat peran data sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program PKK, sehingga berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan tepat sasaran. (M-011)
- Editor: Daton

