Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia di Kedalaman 5 Meter

AMBON,MENITINI.COM – Seorang nelayan diketahui benama Arsat Marlata (55), warga asal Desa Jikumerasa, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku ditemukan telah meninggal dunia. Arsat ditemukan Tim SAR dalam posisi tenggelam di perairan Desa Jikumerasa dengan kedalam kurang lebih 5 meter.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari, menyampaikan, Selasa (28/3/2023), Pos SAR Namlea sekira pukul 14.05 WIT menerima informasi dari salah satu keluarga korban bernama, Farida Marlata.

Farida melaporkan, Arsat Maelata pergi melaut menggunakan perahu katinting Selasa dini hari sekira pukul 01.10 WIT dan hingga pukul 10.00 korban tak kunjung kembali.

Tindak lanjutnya setelah menerima laporan, Pos SAR Namlea langsung mengerahkan satu Tim Rescue menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR bersama sama dengan unsur potensi SAR lainya.

BACA JUGA:  Empat Ruko di Malteng Dilalap Api, Diduga Korsleting listrik

“Sekitar pukul 14.20 Tim SAR gabungan bergerak menuju Desa Jikumerasa dengan jarak kurang lebih 10,52 km, heading 322,15° arah barat laut dari Pos SAR Namlea,” ujar Mustari, Rabu (29/3/2023).

Setibanya di lokasi diduga korban menangkap ikan sekira pukul 15.20 WIT. Tak butuh waktu lama, satu jam pencarian sekitar pukul 16.00 WIT korban berhasil ditemukan Tim SAR gabungan.

“Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di kedalaman 5 meter di sekitar perairan pantai Desa Jikumerasa,” jelas Mustari.

Korban selanjutnya dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.” Diduga korban mengalami kelelahan sehingga terjatuh dari perahu katinting dan tenggelam,” Ujar Mustari. (M-009)

  • Editor: Daton