Sebanyak 174 Orang Jadi Korban Bencana di Flores Timur

Satu rumah di Larantuka yang rusak akibat diterjang angin kencang. (Foto: Menitini/net)
Satu rumah di Larantuka yang rusak akibat diterjang angin kencang. (Foto: Menitini/net)


LARANTUKA, MENITINI.COM- Sejak 31 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023, Flores Timur dilanda badai angin kencang. Akibatnya, banyak korban terdampak, baik itu rumah, Fasilitas umum maupun tempat usaha.

Data terkini, Rabu (4/1/2023), yang bersumber dari BPBD Flotim untuk sementara terdapat 174 orang korban dampak kerusakan tempat tinggal maupun tempat usaha berdasarkan nama korban di list BPBD Flotim meliputi wilayah Larantuka daratan, Pulau Adonara dan Pulau Solor.

Di Larantuka daratan yang terdampak yaitu Kelurahan Ekasapta 27 orang, Kelurahan Waibalun 18 orang, Kelurahan  Waihali 2 orang,  Weri 5 orang, Lokea 2 orang, Pukon Tobi Wangi Bao  6 orang, Sarotari Tengah 15 orang, Sarotari Timur 9 orang, Desa Lamawalang 1 orang, Kelurahan Lewolere 3 orang, Pohon Bao 16 orang, Sarotari 40 orang, Pohon Siri 5 orang.

BACA JUGA:  Tujuh Anggota TNI Kodim 1624/Flotim Positif Covid-19, Baru Tamat Pendidikan di Udayana Bali

Di Kecamatan Ile Mandiri, yakni Desa Lewoloba 1 orang, Desa Wailolong 1 orang.

Di Kecamatan Tite Hena, Desa Tuakepa 1 orang, Desa Seri Nuho 5 orang.

Di Kecamatan Demon Pagong, Desa Belepanwa 1 orang.

Di Kecamatan Wulanggitang, Desa Pante Oa 1 orang, Desa Klatanlo 4 orang.

Kecamatan Lewo Lema, Desa Bantala 1 orang.

Untuk Kecamatan Adonara Barat yang berdampak yakni Desa Ile Pati 1 orang.

Kecamatan Adonara, Desa Kolimasang 1 orang.

Kecamatan Adonara Tengah Desa Horowura 3 orang.

Kecamatan Solor Timur, Desa Tanah Werang 5 orang.

Data korban ini merupakan nama korban sesuai data. Namun total kerusakan rumah baik ringan sedang maupun berat sebanyak 170 unit.

BACA JUGA:  Hujan Tiga Jam, Banjir Rendam Kota Denpasar

Untuk fasilitas umum rusak ringan maupun berat 15, tempat usaha rusak ringan, sedang, berat 10. Total dihitung secara umum 201.

Dihubungi kabarntt.co, melalui telepon seluler, Plt. Kepala BPBD Flotim, Eduard J. Fernandez, membenarkan dan memberikan data lapangan sementara per 4 Januari 2023.  (M-003)

Editor: Daton