BADUNG,MENITINI.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan operasional RS Hermina Badung, Kamis (9/4/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan manajemen rumah sakit.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Cokorda Mengwi XIII, anggota DPRD Badung Made Suardana, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Badung, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kehadiran rumah sakit tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah. Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan yang memadai menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah.
“Dengan bertambahnya fasilitas kesehatan di Badung, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas pariwisata tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan kebersihan, tetapi juga kesiapan layanan medis berstandar tinggi. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan berbasis nilai-nilai lokal, termasuk konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang humanis. “Kami ingin setiap masyarakat yang datang berobat merasa dilayani dengan sepenuh hati dan mendapatkan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Bupati berharap rumah sakit tersebut tidak semata berorientasi bisnis, tetapi mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial.
Sementara itu, Komisaris Utama Hermina Hospitals, dr. Hasmoro, menyampaikan bahwa RS Hermina Badung merupakan rumah sakit ke-53 dalam jaringan Hermina Group di Indonesia. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit ini berawal dari aspirasi dokter-dokter lokal di Badung untuk menghadirkan layanan kesehatan terpadu.
Rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 13.830 meter persegi ini memiliki gedung tiga lantai dengan kapasitas awal 100 tempat tidur, termasuk ruang Kelas III. Beragam fasilitas disiapkan, mulai dari poliklinik, instalasi gawat darurat (UGD), kamar bersalin, ICU, klinik tumbuh kembang, hingga sistem pengelolaan limbah mandiri.
Manajemen juga memastikan layanan bagi peserta BPJS Kesehatan telah tersedia. Ke depan, RS Hermina Badung diproyeksikan menjadi pusat rujukan utama untuk layanan ibu dan anak, perinatologi, serta penanganan gawat darurat di wilayah Badung dan sekitarnya.
Dengan diresmikannya RS Hermina Badung, kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat Bali serta mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Badung. (M-011)
- Editor: Daton









