Senin, 24 Juni, 2024

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

JAKARTA,MENITINI.COM-Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan pidatonya pada Rakernas V partai, Jumat (24/5/2024). Dalam pidatonya, presiden ke-5 RI itu mengatakan bahwa PDIP adalah partai yang memiliki keteguhan dan keberanian, oleh itu ia meminta kadernya untuk keluar dari zona nyaman.

“Partai kami adalah partai yang mempunyai keteguhan dan kesabaran yang luar biasa. Siapa yang enggak mau ngikut? Ya iya lah, sudah lah enggak zona nyaman, zona nyaman melulu,” ujar Megawati di hadapan ribuan kader yang hadir. Ribuan kader pun langsung bersorak mendengar pidato Megawati.

Namun sistem politik di Indonesia, kata Megawati, tidak mengenal istilah oposisi, yang benar yakni berada di luar pemerintahan. Check and balances atau kekuatan penyeimbang merupakan suatu hal yang penting dalam negara demokrasi.

BACA JUGA:  Hasto Dipolisikan, Jubir PDIP Sebut Upaya Pembungkaman Suara Kritis

Megawati juga mengatakan, berpolitik memerlukan kekuasaan, namun katanya partai PDIP berbeda cara dalam mendapatkan kekuasaan.

“Hanya bedanya apa toh, yaitu strategi dan cara untuk mendapatkan kekuasaanlah yang membedakan kita dengan yang lainnya,” tutur dia.

Terkait sikap partainya ke depan, Megawati mengaku masih akan mendengarkan suara dan masukan dari para kader. Ia menyebut sikap PDIP pada pemerintahan mendatang akan menjadi prioritas dalam gelaran Rakernas V kali ini.

“Lalu bagaimana sikap PDIP terhadap pemerintahan ke depan? Tentu harus dicermati dengan seksama. Partai harus mendengar semua suara akar rumput dari yang berteriak-teriak sampai sayur-sayur dan terus berjuang bagi terlembaga demokrasi yang sehat. Inilah bagian daripada skala prioritas di Rakernas V ini,” lanjut Megawati.

BACA JUGA:  Lima Poin Sikap PDIP terhadap Keputusan MK

Editor: Daton