Minggu, 14 Juli, 2024

Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika saat menerima pemaparan teknologi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan dari perusahaan asal Jepang, Japan Nus Co.LTD. (Foto: Istimewa)

SEMARAPURA,MENITINI.COM-Perusahaan Jepang, Japan Nus Co.LTD memberikan pemaparan terkait teknologi pengolahan sampah menjadi energi baru terbarukan kepada Pemkab Klungkung, Rabu (13/3/2024). Pemaparan rencan kerjasama tersebut dilangsungkan di ruang kerja Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika.

juru bicara Japan Nus Co.LTD Hidenori Ishiguro mengatakan, dengan teknlogi yang dimilikinya sampah plastik akan bisa diolah menjadi bahan bakar hidrogen. Selanjutnya hidrogen bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit tenaga listrik. Menurutnya, teknologi ini sangat cocok diterapkan di kepulauan Nusa Penida yang saat ini pembangkit listriknya masih menggunakan energi bahan bakar solar.

“Teknologi ini sudah diterapkan di Jepang dan teknlogi ini memiliki tingkat efisiensi yang tinggi,” ujar Hidenori Ishiguro.

BACA JUGA:  Jelang Pertemuan WWF ke-10, TPA Suwung Malah Terbakar, Keluarkan Asap Membubung Tinggi 

Penjabat Bupati I Nyoman Jendrika menyampaikan, saat ini Kabupaten Klungkung tengah menghadapi masalah penanganan sampah, walaupun telah menambah alat dan jam kerja para petugas.

Untuk memaksimalkan pengolahan sampah, pihaknya mengaku siap bekerja sama dengan Japan Nus Co. LTD, dan akan menugaskan dinas terkait melakukan pemetaan dan invetarisasi hal-hal apa saja yang bisa dikerjasamakan.

“Fokus pengolahan limbah sampah di Kabupaten Klungkung dari sisi sampah yang bisa diolah dan residu bisa habis tanpa harus menumpuk dan membebani. Dengan teknologi ini saya berharap juga akan ada energi terbarukan untuk menopang listrik di Nusa Penida yang selama ini menggunakan bahan bakar solar. Kami terbuka untuk bekerjasama, lebih lanjut silahkan berdiskusi lebih teknis terkait potensi dan permasalahan yang ada di kabupaten Klungkung,” ungkap  Jendrika. (M-011)

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Kolaborasi Bersihkan Sampah di Pesisir Pantai dan Bawah Laut Tanjung Benoa