Perlu Dibentuk Tim Khusus Atasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi

Sidak dan Sosialisasi Harga Minya Goreng di Pasar Kuta
Dinas Perdagangan Kabupaten Badung melakukan pengecekan harga minyak goreng di Pasar Kuta, Kamis (20/1/2022). (foto dokumen)

JAKARTA,MENITINI.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menyoroti kenaikan berbagai harga komoditas pangan yang merupakan kebutuhan bagi masyarakat. Untuk itu, ia meminta agar pemerintah dalam waktu cepat dapat menyelesaikan persoalan gejolak harga pangan tersebut.

Pasalnya, situasi yang makin hari makin memburuk terhadap tata niaga pangan dan energi ini masih terus berlangsung, padahal Kementerian Perdagangan selalu menjanjikan harga normal dan stok aman menjelang puasa dan lebaran, akan tetapi kenyataannya di lapangan berbanding terbalik.

BACA JUGA:  Ekonomi RI Kuartal I 2026 Diproyeksi Tumbuh ≥5,5 Persen, Konsumsi Jadi Penopang Utama

“Belum selesai masalah kenaikan dan kelangkaan minyak goreng dan kedelai, sekarang harga daging sapi mulai naik. Belum lagi gas elpiji non subsidi yang juga naik. Saya menyarankan kepada pemerintah agar membentuk tim khusus yang dapat menangani persoalan pangan dan energi ini sehingga pengendalian harga jelang puasa dan lebaran dapat dilakukan. Tim terdiri berbagai lembaga institusi kementerian di bawah Kemenko Perekonomian,” kata Nevi dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Rabu (9/3/2022).

BACA JUGA:  Ekonomi Bali Sangat Bergantung pada Pariwisata, Kontribusi Capai 66 Persen
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top