Penanganan Tanggap Darurat, BNPB Berikan Rp 1,6 Miliar untuk Korban Gempa di Maluku

Wakil gubernur Maluku Barnabas Orno dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana di ruang VIP Bandara Pattimura Ambon
Wakil gubernur Maluku Barnabas Orno dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana di ruang VIP Bandara Pattimura Ambon. (Foto: Menitini/M-009)

AMBON,MENITINI.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan senilai Rp 1,65 miliar untuk penanganan tanggap darurat korban gempa di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno di sela-sela rapat koordinasi penanggulangan bencana di ruang VIP Bandara Internasional Pattimura Ambon, Kamis (12/1/2023).

Dana tanggap darurat yang diserahkan itu terdiri dari dana siap pakai sebesar Rp 500 juta. Dana itu untuk penanganan korban gempa di Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya masing-masing Rp 250 juta.

Selain dana siap pakai, BNPB juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar senilai Rp 150 juta kepada Pemprov Maluku.

BACA JUGA:  Gempa Bermagnitudo 5,9 Terjadi di Sulut

BACA JUGA:

Menurut Suharyanto, kedatangannya bersama rombongan ke Maluku atas izin Presiden Joko Widodo untuk memberikan bantuan logistik ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya yang telah menetapkan status tanggap darurat.

“Sehingga kami datang memberikan bantuan tanggap darurat berupa logistik yang harus bisa bermanfaat kepada masyarakat terdampak. Dengan pendekatan seluruh masyarakat terdampak gempa bisa terjamin logistik dasarnya,” ujar Suharyanto kepada wartawan.

Dia memastikan, setelah pendataan dampak kerusakan dilakukan, pemerintah akan memperbaiki rumah-rumah warga dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan di dua kabupaten tersebut, jelasnya

BACA JUGA:  Satu Rumah Warga Ludes Terbakar, Diduga kosleting Listrik

Setelah ini kami menuju Saumlaki. Dari informasi yang kami terima, di sana ada 33 rumah rusak berat. Kemudian yang rusak ringan dan sedang ada ratusan rumah. 

Disamping itu ada juga infrastruktur seperti kantor bupati, sekolah, dan juga gereja, semua akan diperbaiki,” jelasnya.

Adapun rapat koordinasi penanggulangan bencana di Bandara Pattimura Ambon itu ikut dihadiri oleh Deputi Geofisika BMKG Suko Prayitno Adi, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa, Kapolda Maluku Irjen Pol  Lotharia Latif, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina, Pj Bupati Kepulauan Tanimbar Danny Indey dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Setelah rapat tersebut, Kepala BNPB dan rombongan langsung bertolak menuju Kepulauan Tanimbar. (M-009).

BACA JUGA:  Main Snorkeling, Bule Inggris Hilang di Perairan Karangasem