Agung Mataram menjelaskan, terdapat 19 kapal pesiar berukuran besar dengan rata-rata kapasitas sekitar 3.000 penumpang per kapal. Segmen wisatawan yang datang melalui jalur ini dinilai memiliki karakter belanja dan lama tinggal yang lebih tinggi, sehingga sejalan dengan arah pengembangan quality tourism di Bali.
Masifnya kunjungan kapal pesiar juga dinilai menjadi sinyal kuat pemulihan pariwisata bahari Bali. Selain itu, Pelabuhan Benoa kian diperhitungkan sebagai home port sekaligus port of call kapal pesiar di kawasan Indonesia timur.
Dari sisi waktu kunjungan, jadwal sandar kapal pesiar tersebar hampir sepanjang tahun. Namun, kepadatan tertinggi diperkirakan terjadi pada awal dan akhir tahun, yakni Januari hingga Maret serta Oktober hingga Desember 2026.
Sejumlah kapal pesiar raksasa dunia yang masuk dalam daftar kunjungan antara lain Queen Anne, Royal Princess, Genting Dream, Celebrity Solstice, Ovation of the Seas, hingga Costa Serena, dengan ukuran kapal mencapai lebih dari 150.000 gross tonnage (GT).









