Rabu, 29 Mei, 2024

Israel menjatuhkan enam bom ke kamp pengungsi Jabalia di Gaza, Palestina. (Net)

JAKARTA,MENITINI.COM-Pernyataan Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Rabu (1/11) adalah serangan Israel ke kamp pengungsi terbesar Jabalia di Jalur Gaza dan nenewaskan ratusan korban jiwa merupakan sebagai kejahatan perang.

“Mengingat tingginya jumlah korban sipil dan skala kehancuran setelah serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia, kami memiliki kekhawatiran serius bahwa ini adalah serangan yang tidak proporsional yang bisa menjadi kejahatan perang,” kata Kantor HAM PBB, seperti dikutip dari TRT World.

Diketahui, Israel menjatuhkan enam bom ke kamp Jabalia pada Selasa (31/10/2023). Setiap bom tersebut berisi bahan peldak seberat satu ton. Serangan ini menewaskan 195 orang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Sementara 120 orang masih hilang dari sedikitnya 777 orang terluka.

BACA JUGA:  Israel-Iran Memanas, Meutya minta Pemerintah Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Timteng

Israel mengklaim serangan tersebut dilakukan untuk menargetkan Hamas, di mana mereka menyebut telah berhasil membunuh komandan tertinggi Hamas, Ibrahim Biari. *

  • Editor: Daton