Minggu, 26 Mei, 2024
Sekda Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata memukul Rebana menandai dibukanya secara resmi Musda XI Organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Badung. (Foto: Istimewa)

Sekda Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata memukul Rebana menandai dibukanya secara resmi Musda XI Organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Badung. (Foto: Istimewa)

MANGUPURA,MENITINI.COM-Dengan memukul Rebana, Sekretaris Daerah (Sekda) I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI Organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Badung, Bali bertempat di Ruang Madia Gosana Kantor DPRD Kabupaten Badung, Minggu (19/3/2023).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali H. Husnul Fahmi, Wakil Ketua PImpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Bali Hj. Takwalin, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Badung Wahyu Ginaryati, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Badung H. Abdul Malik, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, Majelis Ulama Kabupaten Badung dan Forkopimda Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mengungkapkan, Pemerintah hadir sebagai bentuk komitmen menjunjung semangat bersatu dalam kebhinekaan di Kabupaten Badung. Dirinya menyambut baik kegiatan Musda XI Organisasi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Badung.

BACA JUGA:  Terbitkan 378 Surat Rekomendasi Penerbitan Air Bawah Tanah, Begini Dalil Pejabat Perumda Tirta Mangutama

“Muhammadiyah dan Aisyiyah adalah organisasi besar yang telah banyak berbuat untuk bangsa dan negara. Bagaimanapun Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ikut memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan juga mengisi kemerdekaan dengan meningkatkan kualitas SDM melalui gerakan Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam bidang pendidikan. Ini adalah hal yang penting dan harus kita support bersama sama untuk menjadikan bangsa ini cerdas dan kuat sesuai dengan visi mewujudkan Indonesia cerdas Indonesia dan Indonesia hebat 2045,” ujar Adi Arnawa.

Sementara itu Ketua Panitia H. Yusar Hilmi mengatakan, Musyawarah Daerah XI Organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Badung kali ini mengusung tema “Membangun Gerakan Islam Berkemajuan, Mencerahkan dan Mensejahterakan Masyarakat Badung”. Pihaknya juga menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya Musda XI Organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Badung ini adalah untuk melaporkan program kerja PDM dan PDA Badung periode 2015-2022, merumuskan program dan kebijakan PDM dan PDA Badung periode 2022-2017, memilih Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah periode 2022-2027, dan merespon persoalan-persoalan yang ada pada umat dan masyarakat Kabupaten Badung.

BACA JUGA:  Badung Gelar Rembug Stunting Tahun 2024

Musda yang dihadiri 200 peserta ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis sehingga estafet kepemimpinan di Muhammadiyah dan Aisyiyah berjalan lancar dan dapat menghasilkan rumusan program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat secara luas dan bisa berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Kabupaten Badung.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung membantu dana kegiatan sebesar Rp 30 juta. (M-011)

  • Editor: Daton

TERKAIT