Dari sisi distribusi penumpang, Stasiun Halim menjadi titik keberangkatan dan kedatangan tersibuk dengan melayani 179.026 penumpang atau hampir separuh dari total pengguna Whoosh selama Nataru. Disusul Stasiun Padalarang dengan 130.035 penumpang, Tegalluar Summarecon sebanyak 42.064 penumpang, serta Stasiun Karawang yang melayani 11.854 penumpang.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan, KCIC mengoperasikan hingga 62 perjalanan Whoosh per hari. Pengaturan jadwal ini dilakukan guna menjaga kelancaran layanan di tengah padatnya arus penumpang libur Natal dan Tahun Baru.
Keandalan operasional Whoosh juga tercermin dari capaian On Time Performance (OTP). Selama periode Nataru, ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,9 persen, sementara OTP kedatangan berada di angka 98,6 persen. Bahkan, rata-rata keterlambatan tercatat hanya dalam hitungan detik, baik saat keberangkatan maupun kedatangan.









