Senin, 24 Juni, 2024

Ilustrasi Jemaah Haji. (Net)

AMBON, MENITINI.COM – Menunaikan rukun Islam kelima merupakan dambaan dan kerinduan setia umat Islam untuk beribadah di tanah suci, Makkah al- Mukarramah.

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) melepaskan sebanyak 42 Jemaah Calon Haji (JCH) untuk diberangkatkan menuju Tanah Suci, Makkah, guna mengikuti ibadah haji dan umrah tahun 2024.

Pelepasan puluhan JCH itu, dilakukan oleh Asisten II Setda Kabupaten Bursel, Hadi Longa, yang berlangsung di Gedung Serbaguna, Kota Namrole, kemarin.

Asisten II saat membacakan sambutan Bupati Bursel, Safitri Malik Soulisa, menyampaikan keberangkatan JCH saat ini, adalah sesuatu yang  patut disyukuri untuk menunaikan ibadah haji.

Menurutnya, kesempatan tersebut harus dipergunakan untuk beribadah semaksimal mungkin  dengan selalu menjaga  kesehatan dan ketahanan tubuh.

Sebab bukan hanya sekedar ibadah spritual atau batin, melainkan merupakan ibadah  lahir yang memerlukan kemampuan fisik yang prima.

BACA JUGA:  Akibat Panas Ekstrem di Arab Saudi, 19 Jemaah Haji Meninggal Dunia

“Tidak semua  kaum muslim  yang dipanggil oleh  Allah SWT  untuk menunaikan ibadah haji. Mereka yang dipanggil tahun ini adalah orang-orang terpilih,” ucapnya.

Dikatakan, JCH harus benar-benar  melaksanakan berbagai tuntunan manasik yang telah disampaikan dan diterima dalam berbagai kegiatan pembinaan sebelumnya, termasuk yang diadakan oleh pemerintah daerah melalui Bagian Kesra dan Kementrian Agama Kabupaten Buru Selatan.

“Semoga  dengan ibadah haji tahun ini dapat mewujudkan keinginan bapak/ibu  untuk meraih dan mencapai derajat haji mabrur dan mabruroh, aamin yaa rabbal alaamin,” harapnya. 

Bupati menyebutkan, keberhasilan penyelenggaran ibadah haji, bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah pusat  dan daerah, melainkan juga tergantung  partisipasi JCH.

“Saya atas nama pemerintah daerah sekali  lagi mengikatkan para JCH, bahwa selain  menunaikan rukun islam kelima, kepergian  bapak/ibu sekalian merupakan duta  bangsa. Dengan begitu harus tetap menjaga nama baik daerah, bangsa dan negara,” sebutnya.

BACA JUGA:  Sebanyak 82 Jemaah Haji asal Kabupaten Jembrana Diberangkatkan ke Embarkasi Surabaya

Bupati berpesan  kepada seluruh JCH, untuk mentaati berbagai peraturan dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Taatilah  ketua rombongan, ketua regu serta petugas haji yang membantu menuntun bapak/ibu dalam melaksanakan  ibadah haji, sehingga seluruh jemaah calon haji Buru Selatan dapat kembali  dalam  keadaan sehat walafiat,” ingatnya.

Ditambahkan, pemerintah daerah setempat, akan meningkatkan mutu pelayanan dan terus berupaya setiap tahun ada penambahan kuota jamaah haji di Bursel, janjinya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Buru Selatan, Raba La Embo, merincikan kuota jemaah reguler Kabupaten Bursel 43 orang. Kuota lansia 6 orang, sedangkan kuota cadangan 14 orang.

Dari jumlah ini yang dapat melakukan pelunasan sebanyak 44 jamaah. Dua orang meninggal dunia, sisanya 42 orang. Terdiri dari perempuan 25 orang dan laki-laki 17 orang.

BACA JUGA:  Menyoal Pneumonia pada Jemaah Haji: Penyebab, Gejala, dan Pencegahan

La Embo mengungkapkan, JCH Kabupaten Bursel akan tergabung dalam kloter 32 yang nantinya berangkat dari Namrole ke Ambon pada 1 Juni dan akan masuk di asrama haji  pada 3 Juni 2024.

“Saat tiba di Ambon JCH akan tinggal di hotel yang telah disiapkan dan akan masuk ke asrama haji pada 3 Juni. Kemudian akan diberangkatkan dari Ambon menuju Makasar, Sulawesi Selatan dan selanjutnya menuju ke Tanah Suci pada 4 Juni 2024,” jelas La Embo. (M009)

  • Editor: Daton