Kamis, 18 Juli, 2024
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat membuka kontes Anjing Kintamani

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka kontes Anjing Kintamani, Sabtu (6/5/2023). (Foto: Istimewa)

BANGLI,MENITINI.COM-Pemkab Bangli melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) kembali menggelar Kontes Anjing Kintamani. Even tersebut serangkaian dengan HUT ke-819 Bangli, dan untuk menjaga kelestarian hewan peliharaan sudah diakui dunia itu.

Kontes anjing Kintamani dibuka langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di Alun-alun Kota Bangli pada Sabtu (6/5/2023. Hadir Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Anggota DPR RI I Nyoman Parta, Anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Budiutama,  Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika serta Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra. 

Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma menyampaikan  keberadaan anjing Kintamani merupakan salah satu unsur biodeversity yang menjadi salah satu pendukung dari Batur Unesco Global Geopark Network. Trah anjing Kintamani juga telah  mendapat pengakuan sebagai anjing ras dunia dari  federation cynecologue internasional (fci)

BACA JUGA:  Badung Gelontor BKK dan Hibah Rp160 Miliar Lebih ke Pemkab Bangli

“Anjing kintamani sudah bisa disejajarkan dengan trah anjing yang lain, seperti Buldog, Pitbull, Shithzu dan trah lainnya,”ujar Wayan Sarma dalam laporannya.

Pemerintah Kabupaten Bangli telah memberikan perhatian terhadap keberadaan anjing Kintamani dengan ditetapkannya  Peraturan Daerah (Perda) nomor:  04 Tahun 2015, tentang kawasan pemurnian anjing Kintamani Bali.  Dalam Perda tersebut terdapat tiga desa yang ditetapkan sebagai desa kawasan pelestarian, yakni Desa Sukawana, Pinggan dan Siakin.

“Kontes anjing kali ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pelestarian Anjing Kintamani,” lanjutnya.

Kontes anjing Kintamani terbagi menjadi beberapa kategori. Kategori Baby (3-6 bulan), Puppy a (6-9 bulan), Puppy b (9-12 bulan), Junior (09-18 bulan), Intermediate (15-24 bulan), Champion (15 bulan keatas), Veteran (8 tahun keatas). Warna yang dilombakan Putih spesifik, Hitam, Coklat (bang bungkem), Brindle (anggrek) dari jenis kelamin jantan dan betina.  Peserta berasal dari Bali dan luar pulau Bali. (M-011)

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Sebanyak 80 Napi Narkoba di Bali Ikut Upacara Melukat