JAKARTA,MENITINI.COM – Menjadi seorang ibu kerap identik dengan cinta dan pengorbanan tanpa henti. Namun, di balik peran tersebut, tak sedikit Bunda yang perlahan melupakan kebutuhan dan mimpi pribadinya. Fenomena inilah yang diangkat Morinaga dalam peringatan Hari Ibu melalui inisiatif bertajuk “Semua Bunda Dirayakan”.
Terinspirasi dari konsep Flamingo Era, fase ketika induk flamingo kehilangan warna pink-nya karena fokus merawat anak, Morinaga ingin mengingatkan bahwa banyak Bunda juga mengalami hal serupa. Fokus mengasuh keluarga sering kali membuat ruang untuk diri sendiri semakin menyempit.
Melalui program ini, Morinaga mengajak para Bunda di seluruh Indonesia untuk berbagi cerita tentang hal-hal yang mereka rindukan sejak menjalani peran sebagai ibu. Cerita tersebut dikumpulkan melalui Wall of Love yang dihadirkan secara daring maupun di sejumlah gerai offline. Lebih dari 1.000 Bunda berpartisipasi, mengungkapkan kerinduan akan waktu untuk diri sendiri, kembali menekuni hobi, hingga mengembangkan potensi yang sempat tertunda.









