Kamis, 18 Juli, 2024

(Foto: Istimewa)

BANGLI,MENITINI.COM-Kawasan hutan dan lahan di gunung Batur Kimntamani Bali terbakar pada Senin (4/9/2023).

Kapolsek Kintamani Kompol Ruli Agus Susanto, mengatakan api pertama kali dilihat oleh saksi I Ketut Sidin (50), salah seorang warga Banjar Serongga. Saksi melihat ada kobaran api di semak-semak kawasan  Hutan Produksi Terbatas (HPT) tersebut.

“Dari warga melapor ke Bhabin lalu berlanjut pihak pengelola dan ke Polsek termasuk pula ke pihak damkar (Pemadam Kebakaran),” ucap Kapolsek di lokasi, Selasa (5/9/2023).

Pemadaman dilakukan dengan alat seadanya oleh pihak kepolisian, pengelola hutan dan warga setempat. Sementara untuk mobil damkar tidak bisa masuk, mengingat kondisi medan yang terjal dan akses jalan yang sangat sempit.

BACA JUGA:  17 Korban Kebakaran Gudang LPG Meninggal Dunia, 1 Masih Dirawat

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) – Damkar Bangli, I Wayan Wardana mengatakan upaya penanganan dilakukan tim gabungan penanganan  lahan  dengan upaya konvensional mengingat lokasi kejadian yang sulit dijangkau dengan armada. Namun armada beserta personelnya siaga bergerak ke lokasi jika diperlukan.

Kobaran api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 19.50 wita. Petugas masih besiaga di lokasi untuk mengantisipasi titik api muncul kembali hingga sekitar pukul 22.30 Wita. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 4 are.

Masyarakat diimbau agar mengurangi  aktivitas pembakaran di lahan pertanian dan lainnya. Selain itu diharapkan  mengelola debit air dengan baik, sebagai antisipasi kemarau. (M-011)

  • Editor: Daton