Jembatan Bilukpoh Jembrana Sudah Bisa Dilalui Dua Jalur

Situasi arus lalu lintas di jembatan Bilukpoh setelah dibuka 2 jalur.
Situasi arus lalu lintas di jembatan Bilukpoh setelah dibuka 2 jalur. (Foto: Baliberkarya)

NEGARA,MENITINI.COM-Jembatan Bilukpoh yang menghubungkan Gilimanuk – Denpasar, sudah resmi dibuka 2 jalur. Sebelumnya, pasca diterjang banjir bandang, jembatan tersebut hanya difungsikan satu jalur dengan sistem buka tutup.

Sebelumnya tim gabungan telah melakukan evakuasi pembersihan material sisa banjir bandang di lokasi tersebut dengan menggunakan alat berat untuk memindahkan balok kayu dan juga membersihkan sisa lumpur yang menutupi badan jalan nasional tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, pihaknya pada hari ini (22/10) mencoba membuka arus lalu lintas 2 jalur di jembatan Bilukpoh. “Tadi kita sudah berkoordinasi dengan balai jalan yang menangani di jembatan Bilukpoh menyampaikan bahwa sudah bisa dilaksanakan uji coba 2 jalur,” terangnya.

BACA JUGA:  Pengendara Scoopy Tewas, Pengendara Vario Kabur Tanpa Jejak

Uji coba 2 jalur untuk arus lalu lintas di jembatan Bilukpoh, lanjut Dewa Gde, dilakukan sekita pukul 00.45 wita dilakukan uji coba selama 1 jam kedepan. “Tadi sudah dilihat setelah dilakukan uji coba selama 1 jam oleh balai jalan dilapangan, masih tidak ada pergerakan akibat dari dibukanya 2 jalur ini,” jelasnya.

Menurutnya, kemungkinan kedepan sudah bisa terus dilalui 2 jalur. “Kami mohon kepada pengguna jalan untuk tetap mengikuti rambu-rambu yang ada di jembatan Bilukpoh. Mudah-mudahan jembatan ini bisa terus dilalui 2 jalur sehingga arus lalin bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Lebih jelasnya Dewa Gde mengatakan, terkait dengan kekuatan dan kelayakan, dari balai menyatakan jembatan masih bisa dilalui 2 jalur. “Tentunya perbaikan-perbaikan disekitar jembatan masih tetap dilakukan oleh balai dan kami dari kepolisian dan instansi terkait masih melakukan pengamanan di jembatan tersebut,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kepala BNPB Tinjau Kesiapan Lokasi Karantina di Bali

Sumber: Baliberkarya