Minggu, 14 Juli, 2024

Rapat Final OC menjelang Musprov SMSI Bali, di Pojok Sudirman, Denpasar, Rabu (23/8/2023). (Foto: M-003)

DENPASAR,MENITINI.COM-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) I, di Aula Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, Jalan Panjaitan No. 7, Sumerta Kelod Denpasar, Jumat (25/8/2023).

Sampai dengan H-2 belum ada kandidat yang berani menyatakan kesiapan untuk maju bertarung dalam Musprov. Hanya incumbent Emanuel Dewata Oja alias Edo Ketua SMSI Bali yang menyatakan kesediaannya untuk maju kalau dipercayakan oleh anggota SMSI Bali yang punya hak pilih dalam Musprov.

Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja mengatakan Musprov ini bertujuan meminta laporan pertanggungjawaban pengurus SMSI periode sebelumnya, kemudian memilih dan menetapkan pengurus SMSI Bali periode 2023-2028.

Adapun tema yang diambil dalam Musprov SMSI I, yakni “Meningkatkan Profesionalisme Media Online di Tengah Kompetisi Platform Digital”.

BACA JUGA:  Ketua SMSI Bali Serukan Anggotanya Ikut Demo Tolak Revisi UU Penyiaran

Edo, panggilan karibnya, mengatakan tema tersebut diangkat guna merespon tahun politik 2024.

Menurutnya media harus merapatkan barisan dan menjadi cleaning house atau rumah pembersih untuk segala informasi yang tersebar di dunia maya, terutama di media sosial.

“Karena akan ada banyak informasi yang tersebar (di Pemilu 2024), termasuk yang ada di medsos. Untuk itu fungsi media itu sebagai pembersih atau cleaning house,” ujar Edo, Senin (21/08/2023).

Lebih lanjut Edo menjelaskan, Musprov ini akan menjadi ruang untuk melahirkan kesepakatan-kesepakatan bersama dari semua media yang bernaung dalam SMSI Bali untuk menciptakan Pemilu 2024 yang kondusif di setiap tahapannya dengan caranya masing-masing.

Media, kata Edo, mempunyai peran penting dalam menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024. Di samping menjalankan fungsi pengawasan, media juga berperan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

BACA JUGA:  Ketua SMSI Bali: Pers harus Jadi Pembersih Informasi Hoaks

“Jika KPU (komisi pemilihan umum, red) adalah penyelenggara maka media fungsinya mengawasi dan mengawal pesta demokrasi berjalan dengan baik. Kemudian mendorong masyarakat untuk berpartisipasi. Satu persoalan yang ada di Bali kan partisipasi pemilu rendah,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musprov I SMSI Bali, I Gusti Ngurah Dibia mengatakan sejauh ini persiapan Musprov I telah rampung.

Ngurah Dibia yang juga Pemimpin Redaksi barometerbali.com dan wacanabali.com ini menjelaskan rencananya Musprov SMSI Bali I akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Selain Gubernur Koster, Musprov I SMSI juga akan dihadiri oleh Bupati Jembrana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, Pengurus Pusat SMSI, Perwakilan Google Indonesia, serta 34 media online/siber anggota SMSI Bali sebagai peserta.

BACA JUGA:  Ketua SMSI Bali Serukan Anggotanya Ikut Demo Tolak Revisi UU Penyiaran

“Di samping agenda persidangan, Musprov I juga akan diisi penyampaian materi oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dengan judul “Jembrana Emas”, kemudian pemaparan materi oleh perwakilan Google Indonesia dan Pengurus Pusat SMSI terkait pengelolaan media online,” pungkas Ngurah Dibia. (M-003)

  • Editor: Daton

Berita Lainnya: