BULELENG,MENITINI.COM – Dua warga Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, dilaporkan hanyut di Sungai Yeh Aye saat hendak mandi di bawah jembatan Bontihing, Selasa (7/4) sekitar pukul 17.25 Wita.
Korban diketahui bernama Ketut Budasa (61), warga Dusun Kaje Kangin, Desa Tamblang, bersama cucunya, Vikram Abinawa (5). Peristiwa bermula saat keduanya turun ke sungai untuk mandi. Namun, Vikram diduga terpeleset dan jatuh ke aliran sungai yang cukup deras.
Melihat cucunya terjatuh, Budasa berupaya memberikan pertolongan dengan menceburkan diri ke sungai. Nahas, keduanya justru terseret arus dan hanyut.
Mendapat laporan kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Yeh Aye.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 19.05 Wita, korban Budasa ditemukan sejauh kurang lebih satu kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia dengan luka lebam di sekujur tubuh. Sementara itu, korban Vikram masih belum ditemukan hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 01.00 Wita.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Rabu (8/4) sejak pukul 08.00 Wita dengan menyisir kembali aliran sungai.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan bahwa pada hari pertama pencarian, satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban pertama ditemukan pada pukul 19.05 Wita di pinggiran sungai dan berhasil dievakuasi oleh warga,” ujarnya.
Pada hari kedua, delapan personel SAR kembali dikerahkan ke lokasi. Tak berselang lama, korban kedua ditemukan oleh warga bersama keluarga korban yang turut membantu proses pencarian.
“Pada hari kedua, kami menerima laporan pukul 07.00 Wita bahwa korban terlihat, kemudian berhasil dievakuasi pada pukul 07.30 Wita,” tambahnya.
Jenazah Vikram ditemukan mengambang di sekitar pintu air Bendungan Tamblang, sekitar 2,16 kilometer ke arah barat laut dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka menggunakan kendaraan Basarnas.
Selama operasi pencarian, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Pos SAR Buleleng, Pol Airud Polres Buleleng, Polsek Kubutambahan, Pos TNI AL Sangsit, Koramil Kubutambahan, PMI, BPBD Buleleng, serta berbagai organisasi relawan dan masyarakat setempat. (M-011)
- Editor: Daton









