Donald Trump Marah-marah Partai Republik Gagal Menang Besar

Donald Tump
Donald Tump (Foto: dok. AP/Alex Brandon)

WASHINGTON DC – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan marah setelah mengetahui hasil pemilu sela pada 8 November tidak sesuai harapan. Sejumlah kandidat Partai Republik yang didukung Trump gagal mengamankan kursi DPR dan Senat.

Kemarahan Trump itu diungkapkan oleh seorang penasihat Trump yang tidak disebutkan namanya, yang dikutip wartawan media terkemuka AS, CNN, Jim Acosta. Acosta sendiri menjadi koresponden Gedung Putih pada era pemerintahan Trump, dilansir New York Post, Kamis (10/11/2022).

Acosta dalam cuitan Twitter-nya menyebut Trump ‘marah’ dan ‘berteriak pada semua orang’ setelah menyadari kinerja Partai Republik yang mengecewakan dalam pemilu sela. Dikutip dari Detik.com, Trump diketahui mendukung lebih dari 100 kandidat Partai Republik dan ikut berkampanye langsung beberapa pekan sebelum pemilu sela digelar.

BACA JUGA:  Virus Marburg Menginfeksi Dua Orang di Ghana

“Trump marah dan berteriak pada semua orang setelah hasil pemilu sela yang mengecewakan untuk GOP (Partai Republik-red) semalam, menurut seorang penasihat Trump,” tulis Acosta dalam cuitannya.
“Penasihat itu mengkritik para kandidat yang dipilih sendiri oleh mantan presiden itu: ‘mereka semua kandidat yang buruk’. Kandidat itu penting, kata sang penasihat,” imbuh cuitan Acosta.

Beberapa kandidat Partai Republik yang didukung Trump gagal memenangkan pemilihan anggota DPR dan Senat AS dalam pemilu sela. Salah satunya Mehmet Oz, seorang dokter selebriti yang tidak pernah memegang jabatan publik sebelumnya. Oz kalah dari kandidat Partai Demokrat, John Fetterman, dalam pemilihan Senator Pennsylvania, negara bagian yang penting untuk meraup mayoritas dalam Kongres AS.

BACA JUGA:  Presiden Ukraina Kehilangan Minat Bergabung dengan NATO

Kekalahan Oz di Pennsylvania semakin menyakitkan karena negara bagian itu sebelumnya dikuasai Partai Republik dan kini jatuh ke tangan Partai Demokrat.

Selain Oz, kandidat Partai Republik untuk Gubernur Pennsylvania, Doug Mastriano, yang didukung Trump juga mengalami kekalahan. Mastriano yang anti-aborsi dan bahkan ikut hadir dalam penyerbuan Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 lalu, kalah dari kandidat Partai Demokrat, Josh Shapiro.
Seorang reporter New York Times, Maggie Haberman, yang juga seorang penulis memperkuat cuitan Acosta dengan menyebut Trump menyalahkan istrinya, Melania, yang disebut mendukung pencalonan Oz. Menurut Habeman, Trump menyebut dukungan Melania untuk Oz ‘bukan keputusan terbaiknya’.