JEMBRANA, MENITINI.COM- Delapan anak jalanan asal Jawa Barat diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana. Saat diamankan, satu orang bernama Ahmad Soleh (25) asal Cimahi, Jawa Barat melawan dan mengamuk. Bahkan, dia mengancam akan bunuh diri.
Kasatpol PP Jembrana, I Made Agus Leo Agus Jaya, mengatakan, ke delapan anak jalanan itu diamankan di tempat yang berbeda saat sedang menunggu truk untuk ditumpangi tujuan Denpasar. “Karena mereka ini meresahkan dan mengganggu ketertiban umum, maka kami amankan,” katanya, Rabu (26/7).
Lebih lanjut Leo mengatakan, kedelapan anak jalanan itu nekat datang ke Bali. “Satu orang mengamuk saat anggota mengamankan. Dia mengancam akan bunuh diri, maka kami terpaksa mengangkut anak ini dengan mobil,” jelasnya.
Kasatpol PP Jembrana mengungkapkan, ke delapan anak jalanan itu tidak memiliki kartu identitas diri. Seperti Ahmad Soleh yang sempat mengamuk hanya membawa Kartu Keluarga (KK) yang berisi namanya dan nomor induk kependudukan (NIK), tetapi tidak lengkap dengan informasi lainnya.
“Semua tidak melengkapi diri dengan identitas. Mereka ini semua mengaku datang ke Bali tanpa biaya. Mereka menumpang truk secara estafet selama perjalanan, dengan tujuan akhir Denpasar, di mana sudah ada teman-teman mereka katanya sampai di Denpasar,” kata Leo.
Menurut Leo, delapan anak jalanan itu segera dikembalikan ke daerah asal mereka. Karena mereka tidak membawa identitas diri dan bekal untuk biaya transportasi. Bahkan, pihaknya akan mengantar mereka hingga masuk kapal di Pelabuhan Gilimanuk. Ini bagian dari komitmen dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Jembrana. (M-003)
- Editor: Daton
Berita Lainnya:
- Kasus Penganiayaan Hingga Korban Meninggal Dunia, Polisi Amankan Terduga Pelaku
- Sidang Korupsi Pertamina, JPU Ungkap Penjualan Solar di Bawah Harga Produksi
- Kementerian Lingkungan Hidup Buka Usulan Calon Penerima Penghargaan Kalpataru 2026
- ITDC Perkuat Keamanan Perairan The Nusa Dua, Serahkan Sarana Patroli ke Satpolairud
- Evaluasi Kinerja Asper PSBS, Bupati Adi Arnawa Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah









