TABANAN,MENITINI.COM – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendorong komunitas otomotif di Bali menjadikan Kabupaten Tabanan sebagai salah satu titik kumpul untuk berbagai kegiatan positif. Hal itu disampaikannya saat membuka Touring Motor TOMBAK (Touring Motor Batur Agung Kerambitan) yang berkolaborasi dengan Bali Willys Club di Puri Gede Kerambitan, Minggu (23/8).
Touring tersebut diikuti sekitar 170 peserta dari komunitas otomotif. Selain menjadi ajang silaturahmi dan menyalurkan hobi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penggalangan dana untuk mendukung pelaksanaan Ngenteg Linggih ring Kahyangan Batur.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ida Anglurah Puri Agung Kerambitan, Semeton Puri Agung Kerambitan, Asisten Setda Kabupaten Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, serta para peserta touring.
Rute touring dimulai dari Puri Gede Kerambitan, kemudian melintasi Tambawaras, Belimbing, dan Selemadeg, sebelum kembali dan finis di Puri Gede Kerambitan.
Bupati Sanjaya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya mampu memadukan aktivitas komunitas dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Menyangkut touring ini agar bisa dilaksanakan terus lebih baik, lebih bagus dan lebih meriah lagi ke depannya. Pertama tiang hadir hari ini juga dalam rangka menyambut Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia, jadi titiang support kegiatan ini, apalagi ada juga penggalangan dana,” ujar Sanjaya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan terbuka terhadap berbagai komunitas di Bali yang ingin menggelar kegiatan di Tabanan. Menurutnya, aktivitas komunitas dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan tanpa membedakan latar belakang.
“Kalau titik kumpul di sinilah kita berkumpul dalam satu gerakan, satu dasar, satu silaturahmi, satu semangat. Kita berkumpul dari manapun, karena kalau sudah berkumpul kita tidak mengenal lagi perbedaan suku, ras, agama, tidak lagi melihat jabatan, kita kumpul bareng-bareng, satu dasar bagaimana sebagai masyarakat Tabanan,” katanya.
Menurut Sanjaya, berbagai kegiatan komunitas juga memiliki manfaat lain, yakni membantu memperkenalkan potensi Tabanan kepada masyarakat yang lebih luas. Ia menilai kegiatan touring, festival, maupun agenda komunitas lainnya dapat menjadi sarana promosi daerah.
“Kalau tidak pernah kita perkenalkan melalui kegiatan touring, festival atau apapun, orang tidak akan pernah tahu Tabanan ini. Sekarang saatnya mari kita sebagai masyarakat Tabanan jengah. Mari kita tunjukkan, jele melah gumi gelah, jele melah nyame gelah. Mari bangga sebagai orang Tabanan,” tegasnya.
Sanjaya mengatakan Tabanan memiliki beragam potensi yang perlu terus diperkenalkan melalui kegiatan yang melibatkan komunitas dan masyarakat. Karena itu, Pemkab Tabanan berkomitmen mendampingi dan mendukung berbagai kegiatan positif yang digelar masyarakat.
Selain memperkuat promosi daerah, semakin banyak kegiatan yang digelar di Tabanan juga diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran peserta dari luar daerah dinilai dapat menggerakkan UMKM dan berbagai sektor usaha lokal.
Dengan menjadikan Tabanan sebagai titik kumpul berbagai komunitas, pemerintah berharap aktivitas tersebut tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga membuka peluang ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik daerah. (M-011)
- Editor: Daton

