MENGWI,MENITINI.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan berbasis budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mengembangkan infrastruktur strategis di Kabupaten Badung.
Hal itu disampaikan Adi Arnawa saat menghadiri pujawali piodalan majelihan di Pura Dalem Sari, Banjar Titih, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Rabu (12/8).
Dalam kesempatan tersebut, Adi Arnawa mengapresiasi masyarakat Banjar Titih dan Desa Adat Kapal yang dinilai konsisten menjaga persatuan sekaligus melestarikan adat, budaya, dan tradisi keagamaan.
Menurutnya, budaya memiliki peran penting dalam menopang pembangunan Badung, khususnya sektor pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
“Pariwisata Badung berbasis budaya. Karena itu budaya harus terus dijaga dan dilestarikan agar tetap menjadi kekuatan utama daerah,” ujar Adi Arnawa.
Selain persoalan budaya, Bupati juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan yang diajukan masyarakat Banjar Titih. Dukungan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan fasilitas publik dan aktivitas masyarakat.
“Selain pembangunan fisik, tiyang juga sudah menjalankan program perlindungan sosial dan pendidikan untuk meringankan beban masyarakat kita di Badung,” katanya.
Siapkan Fasilitas Pendidikan untuk 1.205 Orang
Adi Arnawa juga menegaskan komitmen Pemkab Badung dalam meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan. Salah satunya berupa fasilitas kuliah gratis bagi masyarakat Badung yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Ia mengatakan saat ini pemerintah daerah tengah menyiapkan fasilitas pendidikan bagi 1.205 orang sebagai bagian dari strategi memperkuat SDM Badung.
“Sekarang saya sedang menyiapkan fasilitas untuk 1.205 orang untuk penguatan SDM kita di Badung, karena ini menjadi prioritas penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di tengah meningkatnya investasi yang masuk ke Badung dan diperkirakan akan membuka ribuan lapangan pekerjaan dalam beberapa kurun waktu mendatang,” jelasnya.
Di bidang infrastruktur, Pemkab Badung juga memprioritaskan pembangunan konektivitas antarkawasan pariwisata. Pemerintah bahkan tengah menjajaki peluang kajian pembangunan jalur bawah tanah untuk mendukung mobilitas masyarakat dan meningkatkan daya saing pariwisata Badung.
Sementara itu, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung dalam pelaksanaan pujawali di Pura Dalem Sari.
Menurutnya, Pura Dalem Sari yang diempon masyarakat Banjar Titih merupakan simbol kebersamaan dan bakti masyarakat kepada Ida Bhatara.
Sudarsana juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun desa adat serta melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan para leluhur.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Adi Arnawa turut didampingi Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana beserta prajuru desa, tokoh masyarakat Luh Putu Suryaniti, serta Kelian Pura Dalem Sari sekaligus Ketua Panitia I Ketut Sukrayan dan para pengempon Pura Dalem Sari. (M-011)
- Editor: Daton

