BANGLI,MENITINI.COM – Upaya membangun budaya pilah sampah sejak usia dini menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Bangli dalam menekan persoalan lingkungan yang kian kompleks. Edukasi kepada pelajar dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk membentuk kebiasaan ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi dan diseminasi program prioritas pemerintah yang berlangsung di Gedung Bukti Mukti Bakti, Kantor Bupati Bangli, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk siswa sebagai agen perubahan dan penyebar informasi lingkungan di era digital.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, S.Kom., M.Eng., menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak lepas dari peran komunikasi dan pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, penyebaran edukasi melalui kanal digital dan media sosial harus diperkuat agar partisipasi masyarakat, termasuk dalam pelaporan berbasis digital, semakin meningkat.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sampah bukan semata kewajiban administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab moral terhadap lingkungan.









