Rabu, 29 Mei, 2024

(Foto: Dok. Fifa)

JAKARTA,MENITINI.COM-Secara total, Jerman dan Argentina memiliki tujuh gelar juara Piala Dunia FIFA, namun keduanya belum pernah meraih gelar juara dunia di level U-17. Pada Selasa (28/11/2023) kedua tim sepak bola itu akan bertarung untuk memperebutkan tiket final pada Piala Dunia U-17 Indonesia 2023 di Stadion Mahanan Solo, Jawa Tengah.

Argentina akan memasuki pertandingan ini dengan semangat baru setelah kemenangan 3-0 di babak perempat final atas rival abadinya, Brasil. Pelatih Diego Placente menegaskan bahwa timnya tidak akan kehilangan fokus setelah kemenangan yang luar biasa tersebut.

“Kami tidak ingin bersantai sekarang,” katanya. “Kami tahu apa yang diperlukan untuk sampai ke sini dengan kemenangan melawan Brasil. Itu adalah pertandingan balas dendam bagi kami [setelah Brasil mengalahkan mereka di Kejuaraan U-17 Amerika Selatan]. Kami telah bekerja keras dengan para pemain sejak saat itu dan telah berkembang. Kami tahu bahwa kami bisa membuat sejarah. Kami bangga dengan apa yang tim senior kami lakukan untuk memenangkan Piala Dunia tahun lalu dan kami akan mencoba melakukan hal yang sama. Kami sangat antusias,” ujarnya.

BACA JUGA:  Timnas Indonesia Lumat Vietnam 3-0, Erick: Tetap Fokus Tatap Laga Berikut

Kemenangan Jerman di perempat final atas Spanyol mungkin tidak sehebat kemenangan derbi milik La Albiceleste, namun tetap sama mengesankannya. Tim asuhan Christian Wuck mampu bertahan dari tekanan lawan yang memiliki teknik tinggi – bertahan dengan penuh keyakinan dan bergerak tanpa henti, sebelum sang penyerang bintang, Paris Brunner, mencetak gol penentu dari titik penalti di pertengahan babak kedua.

Ketika ditanya tentang pendekatan taktis timnya menjelang semifinal, Wuck mengatakan dirinya tahu apa kekuatan Argentina, tetapi ia juga tahu apa kekuatan timnya. “Saya yakin kedua tim akan menghadirkan sesuatu yang spesial di lapangan. Saya pikir kami harus beralih dari pembicaraan tentang penguasaan bola. Kami ingin memainkan sepak bola yang efektif di Jerman – dan kami ingin menjadi pemenang pada akhirnya,” ujarnya.

Placente mengapresiasi sang kapten, Echeverri

Playmaker Argentina, Claudio Echeverri, menampilkan salah satu penampilan terbaik sepanjang masa di Piala Dunia U-17 FIFA saat melawan Brasil, mencetak hattrick yang memukau untuk semakin menegaskan potensinya yang tak terbatas.

BACA JUGA:  Tumbangkan Korsel, Garuda Muda Melaju ke Semifinal Piala Asia U-23

Selain memuji kemampuan Echeverri dalam mengubah permainan, pelatih Placente juga ingin memberikan pujian atas kualitas kepemimpinan sang pemain nomor punggung 10 yang inspiratif.

“Claudio adalah pemain yang sangat berkelas,” ujarnya.

“Ia terus berkembang, dan ia masih harus banyak belajar. Ia telah menunjukkan kualitas permainannya dan ia juga sangat rendah hati. Sejak ia masih kecil, ia selalu memiliki tekad yang kuat. Ia juga seorang pemimpin. Ia membantu semua orang, ia berbicara kepada tim sebagaimana layaknya seorang pemimpin, baik di dalam maupun di luar lapangan. Itulah mengapa saya memilihnya sebagai kapten,” ujar pelatih Placente.

Wuck dalam mengimplementasikan nilai-nilai penting

Jerman telah menang dalam dua pertandingan besar di fase gugur sejauh ini, dengan kemenangan 1-0 atas Spanyol yang diawali dengan kemenangan 3-2 di babak 16 besar melawan Amerika Serikat.

Pelatih Wuck memimpin tim menuju juara pada Kejuaraan Eropa U-17 pada awal tahun ini, yakin bahwa para pemainnya dalam kondisi prima dan siap untuk mengakhiri tahun yang menakjubkan dengan kemenangan di Piala Dunia. Ia menjelaskan bagaimana menyatu kembali dengan nilai-nilai sepak bola tradisional Jerman adalah kunci kesuksesan mereka.

BACA JUGA:  Timnas Kalahkan Vietnam di Kandang, Erick Thohir: Pemain Harus Fokus Laga Selanjutnya

“Dengan generasi ini, kami bangga dengan apa yang telah kami capai,” katanya. “Kami tidak ingin berhenti sampai di sini. Kami belum pernah menjadi juara dunia [U-17] Jerman di masa lalu dan kami ingin berada di sini sampai akhir,” yakinnya.

  • “Tim ini sudah sangat sukses. Saya pikir ini berkat fakta bahwa kami telah kembali ke mentalitas Jerman. Di masa lalu, banyak yang menghormati mentalitas sepak bola kami dan inilah yang ingin kami raih kembali. Saya pikir kami berada di jalur yang tepat. Para pemain muda kami percaya bahwa mereka memiliki kesempatan yang sempurna [untuk memenangkan Piala Dunia] – dan saya yakin mereka akan mampu meraihnya,” pungkasnya.
  • Editor: Daton