Dua Kelompok Warga Saling Serang,  Kapolres: Ada Anggota Polisi Korban Lemparan Batu

Kapolres Maluku Tengah AKBP Dax Emanuelle Manuputt. (Foto: M-009)

MASOHI, MENITINI.COM – Dua kelompok  warga Negeri Layeni dan Negeri Sifluru, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) saling menyerang. Kapolres Malteng, AKBP. Dax Emmanuelle Manuputty langsung turun  ke lokasi amankan pertikaian tersebut, Selasa (2/1/2023).

Setelah mendengar kabar pertikaian antar dua kelompok di Kecamatan TNS, Kapolres bersama puluhan anak buahnya terjun ke lokasi yang bertikai.

Dengan melibatkan Pemerintah Negeri dari kedua negeri yang berkonflik, Kapolres berupaya untuk dapat membantu meredakan konflik yang terjadi.

Pertikaian antar warga Negeri Layeni dan Warga Negeri Sifluru itu sudah terjadi sejak pekan kemarin. Peristiwa itu semakin memanas setelah salah satu kelompok massa membakar kios milik warga, Senin (1/1/2024).

Akibat pertikaian tersebut belasan warga dari kedua negeri mengalami luka-luka akibat aksi saling lempar batu. Peristiwa itu juga membuat akses transportasi sementara alami kelumpuhan.

BACA JUGA:  Kejagung Tetapkan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG

“Kami tidak melakukan aksi apapun saat ini. Dan berharap semua bisa menahan diri dan menjamin terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif,” ucapnya.

Dikatakan personil polisi yang melakukan pengamanan di TKP tidak sedikit yang malah menjadi korban pelemparan dari kedua belah pihak. Meski demikian, dirinya mengakui bahwa itu merupakan konsekuensi ketika berada di situasi tersebut.

“Personil dari Brimob dan unsur TNI dalam koordinasi untuk turun ke TKP. Saatnya, langkah pengamanan akan dilakukan secara represif. Jadi tolonglah ini dapat diselesaikan secara baik-baik, kalau ada permasalahan pidana yang melatari kasus ini, akan kita tangani sesuai hukum yang berlaku,” sebutnya.

BACA JUGA:  Diduga Libatkan Prajurit TNI Aktif, Kejagung Limpahkan Berkas Kasus Korupsi MBG ke JAM PIDMIL

Kapolres meminta agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan kepala dingin, sehingga dapat minimalisir pertikaian yang sama-sama tidak diinginkan.

“Siapapun yang terlibat akan kita tindak tegas. Jangan lagi ada aksi saling lempar atau aksi kriminal lain yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” tegasnya.

Selain itu, dirinya mengungkapkan bahwa tidak akan segan-segan melakukan tindakan represif jika upaya penyelesaian masalah dari kedua negeri tidak membuahkan hasil.

“Kalau upaya ini tidak juga berhasil, yah, dengan terpaksa kita akan melakukan aksi represif. Kita berharap yah, masalah ini yang bisa diselesaikan dalam internal negeri. Tolong ini bisa diselesaikan secara baik-baik,” ucap Kapolres. (M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

Nelayan Klungkung Terima Bantuan Freezer

KLUNGKUNG,MENITINI.COM – Nelayan di Kabupaten Klungkung kini memiliki solusi untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ketika belum seluruhnya terserap pasar. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya

Spanyol Juara Piala Dunia 2026

DENPASAR, Timnas Spanyol resmi dinobatkan sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung dramatis di Stadion

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, meninjau SMA Negeri 1 Gresik guna mendorong pembentukan generasi muda peduli kelestarian bumi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

SMAN 1 Gresik Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan

GRESIK,MENITINI.COM – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mendorong perluasan Program Adiwiyata sebagai upaya membentuk generasi muda yang peduli lingkungan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top